MANOKWARI,PinFunPapua.com – Gelar NovembeRock tahun kedua kembali mengguncang Manokwari dengan energi positif dari komunitas musik lokal. Acara ini menegaskan peran musik sebagai sarana kreativitas dan kebersamaan di kota yang dikenal dengan keberagaman budayanya.
Fachry Tura, pembina sekaligus pencetus Komunitas RockHouse sejak 2005, memberikan apresiasi sekaligus harapan bagi perkembangan musik dan seni di Manokwari. Tidak hanya hadir sebagai sosok inspiratif, Fachry juga memukau penonton dengan permainan gitar melodi di panggung.
Menurut Fachry, kegiatan seperti NovembeRock penting untuk membangun kebersamaan dan memberikan ruang berkembang bagi musisi muda, tanpa memandang perbedaan.
“Jangan lagi lihat perbedaan di antara kita. Bagaimana kita memajukan musik di Manokwari, biar kota ini lebih berwarna,” ujarnya di Cafe Kandera, Jumat (28/11/2025).
Fachry menekankan bahwa masih banyak kreativitas lokal yang belum terekspos secara luas. Menurutnya, mendatangkan musisi dari luar daerah bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi musisi lokal.
“Bagaimana caranya kita bermusik dengan baik, bagaimana menghadapi industri. Berkarya itu kebutuhan, bukan soal uang. Soal terkenal atau tidak itu bonus,” tambahnya.
NovembeRock 2024 semakin istimewa dengan hadirnya tarian adat Papua Tumbuh Tanah, yang menjadi simbol penghargaan komunitas musik terhadap budaya lokal. Tahun ini juga menjadi momentum pertama di Manokwari di mana RockHouse berkolaborasi langsung dengan Sanggar Tari Teras Seni Papua Barat di atas panggung, membawakan lagu Tumbuh Tanah ciptaan RockHouse.
“Kita hidup di tanah Arfak. Kita sama-sama memajukan budaya yang ada di sini. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar Fachry.
Fachry juga mengimbau pemerintah Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat untuk tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membuka ruang dialog antara pemangku kebijakan dan komunitas seni. Menurutnya, yang paling penting adalah menjaga suasana tetap kondusif agar musisi dan seniman bisa berkarya bersama.
Ia berharap NovembeRock bisa menjadi agenda tahunan Kabupaten Manokwari dan masuk dalam kalender resmi daerah, idealnya digelar menjelang puncak Hari Ulang Tahun Kabupaten Manokwari pada 8 November.
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme penonton tetap tinggi. Fachry pun bercanda, menegaskan semangat rock sejati yang kuat dan tak tergoyahkan.
“Rock itu batu, jadi harus kuat,” tuturnya dengan senyum. (Risman Bauw)
