FAKFAK,PinFunPapua.com – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Kabupaten Fakfak pada Rabu malam (18/2/2026). Tepat pukul 19.35 WIT, umat Muslim serentak melaksanakan Sholat Isya yang dilanjutkan dengan Sholat Tarawih sebagai penanda dimulainya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ribuan jamaah memadati masjid-masjid di wilayah kota hingga distrik. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di berbagai penjuru, menghadirkan ketenangan dan harapan di awal bulan penuh berkah ini.
Masjid terbesar di Fakfak yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Distrik Pariwari menjadi pusat konsentrasi jamaah terbanyak. Dipimpin Imam Ismail Iha, ribuan jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.
Untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan lancar, pengamanan dilakukan berdasarkan Sprin Nomor: Sprin/92/II/IPP.3.2./2026 dengan melibatkan 48 personel Polres Fakfak yang terbagi dalam tiga regu dan dipimpin masing-masing Padal Pam.
Pengamanan juga mendapat dukungan dari Ormas Gerakan Pemuda Key (GPK), yang anggotanya berasal dari latar belakang Kristen dan Katolik. Kolaborasi lintas iman ini menjadi wujud nyata filosofi adat Fakfak, “Satu Tungku Tiga Batu”—tiga unsur berbeda yang menopang satu kehidupan bersama.

Dalam konteks pengamanan Tarawih, nilai tersebut terlihat jelas: umat Islam menjalankan ibadah, sementara saudara-saudara dari Kristen dan Katolik turut membantu menjaga keamanan. Perbedaan keyakinan tidak menjadi batas, melainkan penguat harmoni dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, menegaskan bahwa sinergi lintas elemen masyarakat merupakan kunci stabilitas daerah.
“Di Fakfak, kita hidup dalam semangat Satu Tungku Tiga Batu. Pengamanan Tarawih malam ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi cerminan persaudaraan. Saudara-saudara kita dari berbagai latar belakang turut menjaga agar ibadah berjalan aman dan penuh kekhusyukan,” ungkap Kapolres.
Melalui momentum Ramadhan ini, Polres Fakfak juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mengawasi aktivitas anak-anak di malam hari, serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Ramadhan adalah bulan ibadah dan refleksi diri. Kabupaten Fakfak kembali membuktikan bahwa kedamaian lahir dari persatuan, dan toleransi adalah kekuatan utama dalam menjaga harmoni kehidupan bersama. (R.B)
