MANOKWARI, PinFunPapua.com – Dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Papua Barat mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Papua Barat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kamis (19/02/2026).
Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Agar seluruh rangkaian ibadah, mulai dari salat tarawih hingga salat subuh, dapat berlangsung dengan khusyuk dan nyaman, stabilitas keamanan menjadi tanggung jawab bersama antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
Kepolisian menegaskan bahwa sinergi yang solid antara aparat dan masyarakat sangat diperlukan guna memastikan situasi tetap aman dan damai. Dengan kerja sama tersebut, diharapkan kondisi kamtibmas di Papua Barat selama Ramadan tetap terjaga sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan tenteram.
Masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diminta tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga suasana tetap kondusif dinilai menjadi kunci utama terciptanya Ramadan yang penuh keberkahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Aktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), pastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan beribadah, serta hindari kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti balap liar dan penggunaan petasan secara berlebihan,” demikian imbauan kepolisian.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, Ignatius Benny Ady Prabowo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah preventif dan preemtif guna memastikan situasi tetap aman selama Ramadan. Peningkatan patroli rutin, pengamanan di masjid-masjid saat pelaksanaan salat tarawih dan subuh, serta pengawasan di pusat-pusat keramaian menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu, koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya juga terus diperkuat untuk mendukung terciptanya situasi yang harmonis di tengah masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Ramadan tahun ini dapat berlangsung aman dan damai, kamtibmas tetap terjaga, serta Papua Barat senantiasa dalam keadaan kondusif. (red/rls )
