MANOKWARI,Pinfunpapua.com – Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Papua Barat menggelar Festival Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Manokwari, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Menyatu dalam Iman, Berkarya dalam Kebersamaan.”
Ketua PRIMA DMI Papua Barat, Fajrin Ata Maruapey, mengatakan bulan suci Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial antarumat.
“Festival Ramadhan ini diselenggarakan sebagai wujud syukur dalam menyambut bulan penuh rahmat, dengan berbagai kegiatan seperti penyerahan sembako, santunan anak yatim, buka puasa bersama, serta festival dendang sahur,” kata Fajrin.
Menurut dia, kegiatan dendang sahur melibatkan generasi muda yang membangunkan masyarakat untuk makan sahur melalui nyanyian atau syair bernuansa Islami yang diiringi alat musik rebana.
Sebanyak 12 tim mengikuti festival dendang sahur yang untuk pertama kalinya digelar di Papua Barat, khususnya di Manokwari.
Fajrin menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan selama Ramadhan, tetapi juga sarana pembelajaran sosial dan spiritual bagi generasi muda.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda sekaligus sarana dakwah melalui seni Islami yang lembut dan menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan melalui kegiatan tersebut generasi muda diajak merasakan makna Ramadhan sebagai bulan penuh kegembiraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi Islami yang hidup di tengah masyarakat.
Fajrin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda, tokoh agama, dan kaum perempuan, untuk terus menjaga kebersamaan serta berkolaborasi membangun Papua Barat yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat, Bondan Santoso, yang mewakili Gubernur Papua Barat, mengapresiasi inisiatif PRIMA DMI dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurut dia, festival Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat berbagi, serta memperkokoh nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh empati, solidaritas, dan semangat gotong royong di antara seluruh lapisan masyarakat Papua Barat,” katanya.
Ketua panitia, Nova Hajar, mengatakan festival Ramadhan juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya Islam.
Ia menyebutkan panitia memberikan santunan kepada 35 anak yatim serta menyalurkan bingkisan kepada imam dan marbot di 42 masjid di Papua Barat yang disponsori oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat.
Selain itu, panitia juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis serta melibatkan sekitar 24 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan.
Prima DMI Papua Barat, memberikan apresiasi kepada seluruh donator dan sponsor telah membantu festival Ramadhan dan Dendang Sahur. Yang telah membantu kami sehingga acara ini berjalan hikmah. (Dhy)
