FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., mendampingi Komandan Korem (Danrem) 182/JO dalam meninjau langsung persiapan rangkaian kegiatan peringatan 132 Tahun Misi Katolik di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (8/4/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal, termasuk pembangunan jembatan bambu sepanjang 630 meter yang menghubungkan Kampung Hambriankendik, Distrik Fakfak Tengah, dengan Pulau Bone/Bonyom sebagai salah satu lokasi kegiatan utama.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan gotong royong antara personel TNI Kodim 1803/Fakfak bersama masyarakat setempat. Jembatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran akses masyarakat sekaligus menunjang kegiatan peringatan yang sarat nilai sejarah tersebut.
Selain meninjau persiapan, Danrem bersama Dandim juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Ketua Panitia Persiapan Peringatan 132 Tahun Misi Katolik, Fredy Warpopor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh TNI dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Danrem 182/JO dan Bapak Dandim 1803/Fakfak yang telah membantu panitia dan masyarakat, mulai dari pembangunan jembatan bambu hingga pemberian bantuan sembako dan bahan material bagi warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1803/Fakfak juga menjadi pejabat pertama yang melintasi jembatan bambu yang baru selesai dibangun, sebagai simbol dukungan nyata TNI terhadap kegiatan masyarakat serta bukti kuatnya sinergi antara TNI dan warga Fakfak.
Dandim Letkol Inf Wahlin Rahman menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi.
“TNI akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, saling bahu-membahu dan memberikan solusi terbaik dalam setiap permasalahan, termasuk dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan 132 Tahun Misi Katolik ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga menjadi momen penting dalam mengenang perjuangan Pastor C. Le Cocq Armandville yang memperkenalkan agama Katolik di Fakfak pada 22 Mei 1894,” tutupnya. (Risman Bauw).
