FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memperkuat upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan katarak. Menindaklanjuti arahan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., pada momentum peringatan Hari Kartini 2026, Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd, langsung menginstruksikan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk aktif mendata sekaligus membantu pendaftaran warga penderita katarak.
Langkah ini dilakukan guna mendukung program layanan operasi katarak yang dicanangkan pemerintah daerah melalui RSUD Fakfak. Melalui keterlibatan Babinsa, diharapkan masyarakat hingga ke pelosok dapat terjangkau dan memperoleh informasi secara merata terkait program tersebut.
Instruksi tersebut juga menekankan pentingnya peran Babinsa dalam memfasilitasi masyarakat untuk mendaftarkan diri, baik melalui Puskesmas terdekat maupun langsung ke RSUD Fakfak. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi gangguan penglihatan akibat katarak yang masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Fakfak.
Dandim 1803/Fakfak menegaskan, keterlibatan Babinsa di lapangan sangat strategis karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kampung hingga distrik. Pendataan yang dilakukan pun diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan bagi warga yang membutuhkan tindakan medis.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak untuk tidak ragu memanfaatkan program ini. Babinsa siap membantu proses pendataan dan pendaftaran,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui RSUD Fakfak menggandeng tim medis dari Rumah Sakit Mata Cicendo sebagai mitra strategis. Tim medis tersebut dijadwalkan tiba pada 1 Juli 2026 untuk melakukan skrining akhir, dilanjutkan dengan pelaksanaan operasi pada 2 hingga 3 Juli 2026, dan kembali pada 4 Juli 2026.
Melalui program operasi katarak massal ini, pemerintah daerah tidak hanya menghadirkan solusi medis bagi masyarakat, tetapi juga berupaya meringankan beban warga yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan. Program ini diharapkan mampu menekan angka penderita katarak di Kabupaten Fakfak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan kesehatan yang lebih baik dan merata. (Risman Bauw).
