FAKFAK,PinFunPapua.com – Semangat toleransi dan sinergitas antarinstansi kembali ditunjukkan di Kabupaten Fakfak. TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah melaksanakan kegiatan Kamis Bersih di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Fakfak sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP, difokuskan pada pembersihan jalur serta lokasi yang akan dilalui peserta Reli Rosario. Area yang menjadi sasaran meliputi kawasan RTH Ma’ruf Amin, pertigaan Pelabuhan Fakfak, pertigaan Pasar Thumburuni, hingga sejumlah ruas jalan utama di dalam kota.
Dalam aksi gotong royong tersebut, Polres Fakfak turut berpartisipasi dengan mengerahkan sekitar 80 personel yang dipimpin oleh Kasat Samapta IPTU Mustakim Batara. Kehadiran personel kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran serta terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman dalam pelaksanaan agenda keagamaan masyarakat.
Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E., M.H. menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran institusi di tengah masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap nilai-nilai toleransi dan persatuan yang selama ini terjaga di Kabupaten Fakfak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Fakfak tetap terjaga dengan baik. Polri akan terus hadir mendukung setiap kegiatan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kapolres.
Kegiatan Kamis Bersih tidak hanya menjadi upaya menjaga kebersihan lingkungan menjelang peringatan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan masyarakat.
Semangat “Satu Tungku Tiga Batu” yang menjadi identitas Fakfak sebagai Tanah Toleransi kembali tercermin melalui aksi bersama tersebut, memperlihatkan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun daerah secara harmonis dan penuh kebersamaan. (Risman Bauw).
