Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Fakfak, Muhamad Sunardi, S.E., M.M., (Foto: Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Fakfak menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI dengan mengusung tema “Merawat Persatuan dengan Pembangunan”, Rabu (17/6/2026).
Muscab tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar PPP Fakfak untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menyusun strategi besar dalam membangkitkan kembali kejayaan partai dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.
Ketua DPC PPP Kabupaten Fakfak, Muhamad Sunardi, S.E., M.M., menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan titik awal memperkokoh semangat perjuangan kader agar PPP semakin solid, militan, dan dekat dengan kebutuhan rakyat.
“Melalui Muscab ini, kami ingin memperkuat pondasi perjuangan partai. PPP harus bangkit dengan menghadirkan kader-kader yang memiliki loyalitas, semangat juang, serta kecintaan yang tulus terhadap partai dan masyarakat yang dilayani,” ujar Sunardi kepada PinFunPapua.com usai pembukaan Muscab.
Menurutnya, kebesaran sebuah partai politik tidak hanya diukur dari sejarah dan nama besar yang dimiliki, tetapi dari kesungguhan kader dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Partai yang besar lahir dari kader yang berintegritas, memiliki keberanian untuk bekerja, serta rela mengabdi bagi masyarakat. Sebab politik sejatinya bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi tentang menghadirkan manfaat dan harapan bagi banyak orang,” tegasnya.
Sunardi menyampaikan, PPP Fakfak menargetkan kebangkitan politik dengan kembali memperoleh keterwakilan di lembaga legislatif, mulai dari DPRK Fakfak, DPR Provinsi Papua Barat, hingga DPR RI. Namun, menurutnya perjuangan meraih kursi legislatif harus dimaknai sebagai sarana untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat secara lebih luas.
“Kursi di parlemen bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat, memperjuangkan kesejahteraan, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” jelasnya.
Menghadapi agenda politik mendatang, ia mengajak seluruh kader PPP untuk meninggalkan perbedaan, mempererat persaudaraan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata.
“Persatuan adalah kekuatan utama dalam perjuangan. Ketika hati disatukan oleh niat baik dan pengabdian, maka pembangunan akan lahir dari kerja bersama. Politik yang bermartabat adalah politik yang menghadirkan solusi, bukan sekadar mencari posisi,” pungkas Sunardi.
Kegiatan Muscab VI tersebut juga dihadiri Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir, S.E., Sekretaris DPW PPP Papua Barat, H. Asri, S.T., jajaran pengurus DPC PPP Kabupaten Fakfak, serta seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP se-Kabupaten Fakfak.
Muscab VI PPP Fakfak diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan partai, melahirkan kepemimpinan yang visioner, serta memperkuat peran PPP sebagai wadah perjuangan yang terus hadir di tengah masyarakat.
(Penulis: Risman Bauw).
