MANOKWARI,PinFunPapua.com – Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, mengajak seluruh masyarakat Papua Barat, khususnya warga Manokwari, untuk bersatu dan memberikan dukungan penuh demi menyukseskan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang akan berlangsung di Manokwari pada 18–28 Juni 2026.
Menurut Filep, kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Papua Barat sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus kesempatan berharga untuk menunjukkan wajah Papua yang damai, ramah, dan mampu menyelenggarakan agenda berskala nasional.
“Kita patut bersyukur dan berbangga karena pemerintah memberikan perhatian serta kepercayaan kepada Papua Barat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga nama baik daerah dan memastikan Pesparawi Nasional berjalan dengan aman dan sukses,” ujar Filep.
Senator asal Papua Barat itu menilai Manokwari memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan besar, baik tingkat regional maupun nasional. Salah satunya adalah peringatan masuknya Injil ke Tanah Papua setiap 5 Februari yang selama ini menghadirkan peserta dan tamu dari berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Manokwari dalam menyambut ribuan peserta, ofisial, dan tamu undangan Pesparawi Nasional XIV. Terlebih, banyak daerah lain di Indonesia juga memiliki keinginan untuk menjadi tuan rumah ajang paduan suara gerejawi terbesar tersebut.
“Manokwari mendapat pertimbangan khusus karena memiliki nilai sejarah dan spiritual yang kuat sebagai Kota Injil serta salah satu pusat peradaban di Tanah Papua. Secara historis maupun teologis, pelaksanaan Pesparawi Nasional di daerah ini memiliki makna yang sangat mendalam,” jelasnya.
Filep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam menata wajah ibu kota provinsi agar semakin tertib, bersih, dan indah menjelang pelaksanaan event nasional tersebut.
Ia menekankan bahwa para tamu yang datang nantinya tidak hanya akan menyaksikan keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi, tetapi juga akan membawa cerita tentang keramahan masyarakat serta keindahan alam dan budaya Papua Barat.
“Mari kita tunjukkan bahwa Manokwari adalah rumah yang nyaman bagi setiap tamu yang datang. Kebersihan, ketertiban, dan keramahan adalah cerminan dari jati diri masyarakat yang menghargai sesama,” tuturnya.
Lebih lanjut, Filep mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, menciptakan suasana yang aman, serta menghindari berbagai hal yang dapat memberikan kesan negatif terhadap daerah.
Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 sendiri mengusung tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan”, sebagai bentuk komitmen untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga kelestarian alam.
“Melalui Pesparawi ini, kita ingin memperkuat persaudaraan, persatuan, dan nilai-nilai keimanan, sekaligus memperkenalkan Papua Barat kepada seluruh Indonesia sebagai daerah yang aman, damai, indah, dan siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional,” pungkas Filep.
“Kesuksesan sebuah perhelatan besar tidak hanya diukur dari megahnya acara, tetapi dari kebersamaan masyarakat dalam menjaga nama baik daerah dan meninggalkan kesan terbaik bagi setiap tamu yang datang.”
(Red).
