Bupati Fakfak, Samaun Dahlan Didampingi Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman dan Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak Hadiri Launching Listrik 24 Jam di Teluk Patipi, (Foto: Humas Polres/PinFunPapua.com).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Komitmen menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Kabupaten Fakfak terus diperkuat. Salah satu langkah nyata ditandai dengan peluncuran layanan listrik 24 jam di Kampung Sum, Distrik Teluk Patipi, yang mendapat dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H.
Kehadiran Kapolres dalam kegiatan syukuran dan launching listrik 24 jam yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026) menjadi simbol komitmen Polri dalam mengawal program-program strategis pemerintah, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Mengusung tema “Wujudkan Keadilan Energi Menjangkau Pelosok Negeri Demi Kesejahteraan Bersama”, kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., dan dihadiri Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., Manager UP3 PLN Fakfak Fredrik Maurids Noriwari, pimpinan OPD, para kepala kampung se-Distrik Teluk Patipi, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta sekitar 150 warga.
Dalam sambutannya, Bupati Fakfak menegaskan bahwa hadirnya layanan listrik 24 jam merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pelayanan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.
Menurutnya, program tersebut tidak berhenti di Distrik Teluk Patipi. Pemerintah Kabupaten Fakfak juga akan melanjutkan layanan serupa ke Distrik Bomberay, termasuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah kepulauan agar masyarakat memperoleh akses energi yang berkelanjutan.
Selain pembangunan sektor energi, pemerintah daerah juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong investasi strategis di sektor pupuk, minyak dan gas bumi, serta perkebunan yang diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Distrik Teluk Patipi menyampaikan apresiasi atas terealisasinya program listrik 24 jam yang kini telah menjangkau 12 dari 13 kampung di wilayahnya.
Ia berharap Kampung Patipi Pulau segera mendapatkan layanan yang sama serta mengusulkan penempatan personel kepolisian di Distrik Teluk Patipi guna memperkuat pelayanan keamanan bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, PLN, TNI, dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Fakfak,” tegas AKBP Naim Ishak.
Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan serta investasi yang tengah berjalan demi kemajuan Kabupaten Fakfak.
Prosesi peluncuran listrik 24 jam ditandai dengan peresmian secara simbolis, dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah bersama masyarakat sebagai ungkapan syukur atas hadirnya layanan listrik yang kini dapat dinikmati sepanjang hari.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat. Polres Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Terangnya listrik bukan sekadar menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga membuka jalan bagi pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan, dan masa depan yang lebih baik. Ketika pembangunan hadir hingga pelosok, keadilan sosial bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang dirasakan masyarakat.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
