FAKFAK,PinFunPapua.com – Persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Kayauni mulai dimatangkan. Pemerintah distrik bersama TNI dan berbagai elemen masyarakat menggelar rapat pembentukan panitia sebagai langkah awal menyukseskan seluruh rangkaian peringatan 17 Agustus 2026, Selasa (14/7/2026).
Rapat yang berlangsung di Kantor Distrik Kayauni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dihadiri Babinsa Koramil 1803-07/Kramongmongga, Serda Fajrin, sebagai bentuk dukungan TNI dalam pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk membentuk kepanitiaan serta menyusun berbagai agenda peringatan HUT RI ke-81 yang akan melibatkan pemerintah distrik, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen warga.
Berbagai hal penting dibahas dalam rapat, mulai dari pembagian tugas kepanitiaan, koordinasi lintas instansi, hingga persiapan teknis pelaksanaan kegiatan. Seluruh peserta berkomitmen menghadirkan peringatan Hari Kemerdekaan yang berlangsung aman, tertib, meriah, dan mampu membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat.
Serda Fajrin menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, mempererat persatuan, serta menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
“Keberhasilan peringatan HUT RI bukan hanya diukur dari kemeriahan acaranya, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mempersiapkan dan melaksanakannya,” ujar Serda Fajrin.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat, tertib, dan kondusif. Melalui koordinasi yang solid antara pemerintah distrik, aparat kewilayahan, dan masyarakat, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Kayauni diharapkan tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, solidaritas, dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
“Kemerdekaan akan tetap bermakna ketika semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air terus hidup dalam setiap langkah membangun bangsa.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
