FAKFAK,PinFunPapua.com – Panitia Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua terus mematangkan persiapan menjelang puncak perayaan yang akan digelar pada 8 Agustus 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Fakfak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak seluruh elemen pendidikan untuk turut berpartisipasi menyukseskan momentum bersejarah tersebut.
Ketua Panitia, Dr. H. Wahidin Puarada, mengajak seluruh pimpinan sekolah, dewan guru, serta civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Fakfak untuk mengarahkan para siswa, siswi, mahasiswa, dan mahasiswi agar hadir pada puncak peringatan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah masuknya Islam di Tanah Papua.
Ajakan tersebut disampaikan langsung Wahidin bersama jajaran panitia melalui kunjungan ke sejumlah sekolah dan kampus di Kabupaten Fakfak, Jumat (31/7/2026). Rangkaian kunjungan diawali ke Politeknik Negeri Fakfak, kemudian dilanjutkan ke SMK YAPIS Fakfak yang juga menaungi jenjang SD dan SMP YAPIS, serta SMA YPK Fakfak.
Menurut Wahidin, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai sejarah, budaya, serta semangat toleransi yang telah lama tumbuh di Kabupaten Fakfak.
“Kami mengajak seluruh adik-adik pelajar dan mahasiswa untuk hadir dan bersama-sama menyukseskan puncak peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua. Ini bukan hanya kegiatan panitia, tetapi merupakan kegiatan seluruh masyarakat Fakfak,” ujar Wahidin.
Selain mengajak hadir pada acara puncak, Wahidin juga mengingatkan bahwa saat ini panitia tengah melaksanakan berbagai lomba Islami yang berlangsung setiap malam di kawasan RTH Fakfak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang religius sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman.
Ia menjelaskan, bagi peserta didik yang beragama Islam diharapkan mengenakan busana muslim saat menghadiri puncak peringatan pada 8 Agustus mendatang. Sementara peserta yang beragama non-Muslim dipersilakan mengenakan pakaian bebas yang rapi sebagai bentuk penghormatan terhadap kegiatan dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Fakfak.
Seruan tersebut mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom, yang telah menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK, baik negeri maupun swasta, agar ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua.
Selain menghadiri malam puncak, seluruh peserta juga diimbau mengikuti rangkaian kegiatan Haflah yang akan digelar pada 5–7 Agustus 2026 di kawasan RTH Fakfak. Dalam kegiatan tersebut, panitia akan menghadirkan qari dan qariah tingkat nasional maupun internasional serta tim sholawat yang dijadwalkan tampil setiap malam mulai pukul 20.00 WIT.
Puncak rangkaian peringatan akan diawali dengan Pawai Fajar pada 8 Agustus 2026 pukul 05.00 WIT. Titik kumpul peserta telah ditentukan di beberapa lokasi, yakni kawasan Al-Munawwarah, Masjid Raya Wagom, dan Masjid At-Taqwa Sorpeha, sebelum seluruh peserta menuju lokasi acara puncak di RTH Fakfak.
Panitia berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif sehingga peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, mempererat tali silaturahmi, dan menanamkan nilai-nilai toleransi yang telah menjadi identitas masyarakat Fakfak selama berabad-abad.
“Sejarah akan tetap hidup ketika dikenang, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi penerus. Kebersamaan dalam menghormati sejarah adalah jembatan yang menguatkan persatuan untuk membangun masa depan yang lebih baik.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
