FAKFAK,PinFunPapua.com – Komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan dan keamanan. Di Kabupaten Fakfak, Kodim 1803/Fakfak menunjukkan kepedulian tersebut melalui pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Dua jembatan yang dibangun Kodim 1803/Fakfak di Kampung Adora, Distrik Teluk Patipi, dan Kampung Wonorejo, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kini telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat, Sabtu (8/8/2026).
Pembangunan kedua jembatan tersebut menjadi langkah nyata Kodim 1803/Fakfak dalam membantu membuka dan memperkuat akses penghubung masyarakat. Infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, menunjang aktivitas sosial, pendidikan, hingga mendukung pergerakan ekonomi masyarakat di kedua wilayah.
Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen TNI untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaannya.
“Pembangunan jembatan di Kampung Adora, Distrik Teluk Patipi, dan Kampung Wonorejo, Distrik Bomberay, merupakan bentuk nyata komitmen TNI, khususnya Kodim 1803/Fakfak, dalam membantu meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat. Dengan selesainya pembangunan ini, akses dan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, sehingga dapat mendukung berbagai aktivitas, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun perekonomian,” ujar Dandim.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur dasar yang memadai memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan suatu wilayah. Jembatan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung berbagai aktivitas masyarakat yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.
“Kami akan terus berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat dan mendukung berbagai program yang dapat memberikan manfaat secara langsung. Infrastruktur yang telah dibangun bukan hanya menjadi fasilitas penghubung, tetapi merupakan aset bersama yang manfaatnya harus dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Dandim menegaskan, keberadaan personel Kodim 1803/Fakfak di tengah masyarakat tidak terbatas pada aspek pertahanan dan keamanan. TNI juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sesuai dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki.
“TNI hadir untuk rakyat. Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya memberikan kontribusi positif sesuai kemampuan dan tugas yang kami emban,” tegasnya.
Rampungnya dua jembatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas sosial dan ekonomi.
Bagi masyarakat di Adora dan Wonorejo, jembatan bukan hanya sekadar akses untuk menyeberang. Ia adalah jalan penghubung menuju sekolah, pelayanan, aktivitas ekonomi, dan peluang kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran infrastruktur tersebut sekaligus mempertegas bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Satu jembatan yang dibangun di tengah kebutuhan masyarakat dapat menjadi langkah kecil yang membuka jalan besar menuju kesejahteraan.
(Jurnalis : Risman Bauw).
