FAKFAK,PinFunPapua.com – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat harus dilakukan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat di Kabupaten Fakfak, Jumat (14/8/2026).
Menurut Bupati, bantuan pangan yang disalurkan pemerintah merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, sekaligus sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
“Pangan merupakan kebutuhan dasar dan hak setiap warga negara. Karena itu pemerintah berkewajiban memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, bermutu, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujar Samaun Dahlan.
Melalui program Cadangan Pangan Pemerintah, Pemkab Fakfak berharap bantuan beras yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan program bantuan pangan, mulai dari Perum Bulog, jajaran Pemerintah Kabupaten Fakfak, pemerintah distrik, pemerintah kampung dan kelurahan, hingga petugas yang terlibat dalam proses pendataan dan distribusi bantuan.
Namun demikian, ia mengingatkan agar proses penyaluran dilakukan secara profesional dan bebas dari penyimpangan.
“Jangan sampai ada masyarakat yang berhak menerima tetapi tidak mendapatkan bantuan. Sebaliknya, jangan pula terjadi penyalahgunaan dalam proses penyaluran. Bantuan ini harus sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Bupati juga berpesan kepada masyarakat penerima agar bantuan beras tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan keluarga dan tidak disalahgunakan.
Lebih lanjut, Samaun Dahlan menekankan bahwa bantuan sosial bukanlah solusi jangka panjang untuk mewujudkan ketahanan pangan. Menurutnya, Fakfak memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta berbagai sumber pangan lokal yang harus terus dikembangkan.
“Potensi yang kita miliki harus dikelola bersama agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi ke depan mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen daerah.
“Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen yang ada di Kabupaten Fakfak,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati berharap bantuan pangan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Kabupaten Fakfak yang semakin sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
“Bantuan pangan adalah wujud kepedulian pemerintah hari ini, namun kemandirian pangan adalah cita-cita besar yang harus dibangun bersama untuk masa depan.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
