FAKFAK,PinFunPapua.com – Sebanyak 13.692 keluarga penerima bantuan (PBP) di Kabupaten Fakfak akan menerima bantuan pangan beras untuk alokasi Juli hingga September 2026. Penyaluran bantuan tersebut resmi dilaunching di halaman Kantor Perum BULOG Cabang Fakfak, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak, Jumat (14/8/2026).
Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tersebut turut dihadiri Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 308/TS.03.03/K/07/2026 tanggal 30 Juli 2026 tentang penugasan penyaluran CPP bantuan pangan periode Juli-September 2026.
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat penerima yang tersebar di 17 distrik di Kabupaten Fakfak.
Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian masyarakat.
Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodim 1803/Fakfak, siap mendukung kelancaran program pemerintah tersebut.
“Kami siap mendukung agar proses penyaluran bantuan pangan ini berjalan aman, tertib, lancar, dan tepat sasaran,” ujar Wahlin.
Menurutnya, keberhasilan program bantuan pangan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya bantuan, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut dapat diterima oleh masyarakat yang memang menjadi sasaran.
Ia berharap bantuan beras yang diberikan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Fakfak.
Launching tersebut berlangsung aman dan tertib sekaligus menandai dimulainya penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli hingga September 2026 kepada masyarakat penerima di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.
Dengan melibatkan berbagai unsur terkait, penyaluran bantuan diharapkan berjalan transparan dan tepat sasaran sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima.
Bantuan pangan bukan sekadar beras yang disalurkan, tetapi bentuk kepedulian pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok.
(Jurnalis : Risman Bauw).
