FAKFAK,PinFunPapua.com – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, selama kurang lebih dua bulan terakhir mendapat perhatian serius dari Kodim 1803/Fakfak. Di tengah kesulitan warga memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari, prajurit TNI kembali turun ke lapangan menyalurkan bantuan air bersih, Jumat (28/8/2026).
Kali ini, bantuan air bersih menyasar sejumlah titik di Distrik Kokas, yakni Kampung Sosar, Kampung Sisir, dan kawasan Lapangan Bola Kokas.
Pendistribusian dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sejumlah sumber mata air yang selama ini menjadi tumpuan warga.
Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari respons Kodim 1803/Fakfak terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat. Sebelumnya, jajaran Kodim juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah di Distrik Pariwari dan Distrik Wartutin yang mengalami persoalan serupa.
Krisis air bersih yang berlangsung kurang lebih dua bulan terakhir dipicu oleh berkurangnya debit air pada sejumlah sumber utama. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan dasar lainnya.
Menyikapi kondisi itu, Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., memerintahkan jajarannya untuk turun langsung membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Air bersih merupakan sumber utama kebutuhan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air, kita harus hadir dan membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan yang ada,” ujar Letkol Inf Wahlin Rahman.
Ia menegaskan, Kodim 1803/Fakfak akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih, terutama di wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
Bagi Kodim 1803/Fakfak, pendistribusian air bersih bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat ketika kebutuhan dasar warga berada dalam kondisi mendesak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah menurunnya debit sumber air.
Di tengah krisis yang belum sepenuhnya teratasi, Kodim 1803/Fakfak kembali menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan membantu masyarakat. Pesannya sederhana, namun tegas: ketika rakyat mengalami kesulitan, TNI hadir dan bergerak bersama rakyat.
( Jurnalis : Risman Bauw).
