FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., turun langsung ke lokasi sumber mata air Air Besar, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, untuk membangun komunikasi dan koordinasi bersama pemilik hak ulayat, keluarga Komber Tonggoh, serta pihak PDAM Tirta Pala Fakfak, Jumat (4/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengangkatan dan pemasangan pipa dari sumber mata air Air Besar dapat berjalan lancar. Kehadiran langsung Dandim di lapangan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kesepahaman dengan seluruh pihak, khususnya pemilik hak ulayat.
Melalui komunikasi dan pendekatan yang dilakukan secara langsung, akhirnya tercapai kesepakatan bersama. Kesepahaman tersebut membuka jalan bagi kelanjutan pekerjaan pengangkatan pipa menuju sumber mata air Air Besar.
Dukungan pemilik hak ulayat menjadi bagian penting dalam kelancaran program tersebut. Sinergi antara Kodim 1803/Fakfak, PDAM Tirta Pala Fakfak, pemilik hak ulayat, keluarga Komber Tonggoh, dan masyarakat setempat memungkinkan proses pekerjaan berlangsung secara aman, tertib, dan lancar.
Dalam pelaksanaannya, pengangkatan pipa melibatkan personel Kodim 1803/Fakfak, petugas PDAM Tirta Pala Fakfak, pemilik hak ulayat bersama keluarga, serta masyarakat setempat. Setelah pipa berhasil diangkat menuju lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan jalur yang akan digunakan sebagai lintasan pemasangan pipa dari sumber mata air Air Besar.
Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak dalam setiap pelaksanaan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan hak ulayat dan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan melalui pendekatan yang baik agar berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Terkait hak dan harapan yang disampaikan pemilik hak ulayat, Dandim memastikan aspirasi tersebut akan diteruskan kepada Pemerintah Daerah untuk mendapat perhatian sesuai kewenangan yang berlaku.
“Koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, khususnya pemilik hak ulayat dan masyarakat, sangat penting agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat luas. Hal-hal yang menjadi hak dan harapan pemilik hak ulayat juga akan teruskan kepada Pemerintah Daerah,” ujar Dandim.
Pengangkatan dan rencana pemasangan pipa dari sumber mata air Air Besar menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, PDAM Tirta Pala Fakfak, pemilik hak ulayat, dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Fakfak.
Kehadiran langsung Dandim di lokasi tidak hanya untuk memantau pekerjaan, tetapi juga memberikan arahan dan membangun komunikasi sejak tahap koordinasi, persiapan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kesepahaman bersama tersebut akhirnya membuahkan hasil positif. Dengan dukungan seluruh pihak, pekerjaan pengangkatan pipa dapat dilanjutkan dan persiapan pemasangan jalur pipa dari sumber mata air Air Besar terus dilakukan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Dukungan dari pemilik hak ulayat serta masyarakat setempat menjadi modal penting untuk melanjutkan pekerjaan penyediaan infrastruktur air bersih yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat Fakfak.
(Jurnalis : Risman Bauw).
