FAKFAK,PinFunPapua.com – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak agar bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan unggahan yang dapat memicu keresahan masyarakat.
Peringatan tersebut disampaikan Samaun saat memimpin Apel Pagi bersama seluruh ASN di Halaman Kantor Bupati Fakfak, Senin (21/9/2026).
Bupati menyoroti adanya sejumlah unggahan di media sosial dari kalangan ASN yang mengeluhkan gangguan penerbangan dari dan menuju Fakfak akibat kondisi cuaca buruk dan angin kencang.
Menurut Samaun, gangguan penerbangan akibat kondisi cuaca merupakan persoalan yang berkaitan dengan faktor alam dan juga dapat terjadi di daerah lain. Karena itu, ia meminta ASN tidak memperbesar persoalan tersebut melalui media sosial.
“Tidak perlu menjadi provokator, karena itu memang kondisi alam yang tidak memungkinkan. Keadaan seperti ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Fakfak, melainkan juga dialami daerah-daerah lain,” tegas Samaun.
Ia mengingatkan bahwa ASN merupakan abdi negara sekaligus abdi masyarakat. Karena itu, ASN dituntut menjaga sikap, etika dan profesionalisme, termasuk ketika menggunakan media sosial.
“Kita semua ini abdi negara, abdi masyarakat. Tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak penting di media sosial,” ujarnya.
Bupati Perintahkan BKPSDM Proses Oknum ASN
Samaun juga merespons adanya oknum ASN yang dinilai menyebarkan unggahan provokatif melalui media sosial.
Ia bahkan memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Fakfak, Drs. Achmad Pelu, untuk segera memproses persoalan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Segera diproses. Saya tidak menerima alasan oknum tersebut sudah dinasihati. Itu tidak penting,” tegasnya.
Bupati menekankan, ASN harus mampu membedakan ruang pribadi dengan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah. Media sosial, kata dia, seharusnya dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat, bukan menjadi ruang untuk melampiaskan ketidakpuasan pribadi.
Ia juga mengingatkan ASN agar berhati-hati ketika menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan pemerintahan maupun situasi daerah.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan untuk menyebarkan keraguan atau ketidakpuasan. Sebagai pelayan masyarakat, kita harus menjaga sikap dan tutur kata di mana pun, termasuk di dunia maya,” tambahnya.
Samaun berharap peringatan tersebut menjadi perhatian seluruh ASN di Kabupaten Fakfak agar semakin profesional dalam menjalankan tugas serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, dan setiap kata yang disampaikan seorang aparatur membawa tanggung jawab. Karena itu, gunakan media sosial dengan bijak: sampaikan yang benar, bermanfaat dan tidak merugikan kepentingan masyarakat.”
Dengan demikian, Bupati meminta seluruh ASN tidak hanya menjadi pelaksana pemerintahan di ruang kerja, tetapi juga menjadi contoh dalam menjaga ketenangan, etika dan persatuan masyarakat di ruang digital.
(Jurnalis : Risman Bauw).
