MANOKWARI,PinFunPapua.com – Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, S.P., menyerahkan bantuan satu unit motor roda tiga pengangkut sampah kepada Gereja GKI Sion Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (19/10/2026).
Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI.
Penyerahan kendaraan pengangkut sampah ini diharapkan dapat membantu pengurus gereja meningkatkan pelayanan kebersihan, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif di lingkungan rumah ibadah dan kawasan pelayanan jemaat.
Bagi pengurus GKI Sion Sanggeng, bantuan tersebut menjadi sarana yang dibutuhkan untuk mengatasi keterbatasan kendaraan dalam mengumpulkan dan mengangkut sampah. Selama ini, kegiatan kebersihan di sejumlah titik pelayanan masih menghadapi kendala karena belum tersedianya kendaraan khusus pengangkut sampah.
Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, mengatakan bantuan satu unit motor roda tiga tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan pengelolaan sampah di lingkungan gereja.
“Hari ini saya menyerahkan bantuan satu unit motor roda tiga pengangkut sampah kepada Gereja Sion Sanggeng Manokwari,” kata Cheroline.
Menurut Cheroline, sarana pengangkut sampah memiliki peran penting dalam mendukung upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ketersediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan sampah sehingga lingkungan gereja tetap terjaga dan nyaman digunakan untuk berbagai kegiatan.
Rumah ibadah, kata dia, tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas sosial dan kemasyarakatan. Karena itu, kebersihan lingkungan perlu mendapat perhatian agar jemaat dapat menjalankan kegiatan peribadatan dengan nyaman.
Kehadiran kendaraan pengangkut sampah juga diharapkan membantu pengurus gereja menjalankan kegiatan kebersihan secara lebih teratur, terutama dalam mengumpulkan sampah dari sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari pelayanan jemaat.
Jangkauan Pelayanan Kebersihan hingga Rayon 7
Perwakilan Majelis GKI Sion Sanggeng Manokwari, Andre Sahetapi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Cheroline Chrisye Makalew atas bantuan kendaraan pengangkut sampah tersebut.
Andre mengatakan, bantuan itu sangat berarti bagi pihak gereja karena selama ini pengurus menghadapi keterbatasan sarana untuk mengangkut sampah dari lingkungan gereja maupun wilayah pelayanan jemaat.
“Kami mewakili Majelis GKI Sion Sanggeng Manokwari mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi XII DPR RI, Ibu Cheroline Chrisye Makalew, yang telah memberikan bantuan berupa satu unit motor bak sampah roda tiga,” ujar Andre.
Ia menjelaskan, pelayanan kebersihan GKI Sion Sanggeng mencakup Rayon 1 hingga Rayon 7. Dengan jangkauan pelayanan tersebut, keberadaan kendaraan pengangkut sampah dinilai akan membantu pengurus dalam menjalankan tugas kebersihan di berbagai wilayah.
Menurut Andre, keterbatasan kendaraan selama ini menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi ketika pengurus melakukan kegiatan pembersihan lingkungan. Sampah yang telah dikumpulkan tidak selalu mudah dipindahkan karena belum adanya kendaraan khusus yang dapat digunakan untuk mengangkutnya.
Dalam beberapa kesempatan, pengurus bahkan harus memindahkan sampah secara manual dengan mendorong tempat sampah beroda dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Cara tersebut membutuhkan tenaga dan waktu lebih banyak, terutama ketika sampah harus diangkut dari beberapa titik.
“Kendala kami selama ini adalah tidak memiliki motor pengangkut sampah. Ketika membersihkan lingkungan, terkadang kami harus mendorong tempat sampah menggunakan roda. Hal itu membuat kami cukup kewalahan,” ungkapnya.
Dengan adanya bantuan motor roda tiga, Andre berharap kegiatan pengumpulan dan pengangkutan sampah dapat dilakukan secara lebih praktis. Kendaraan tersebut juga diharapkan mempermudah mobilitas petugas kebersihan ketika melayani wilayah yang masuk dalam cakupan pelayanan gereja.
Diharapkan Ringankan Beban Pengurus Gereja
Andre menambahkan, bantuan kendaraan pengangkut sampah tersebut tidak hanya membantu dari sisi operasional, tetapi juga diharapkan meningkatkan efektivitas kerja pengurus dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut dia, fasilitas yang memadai akan membuat proses pengangkutan sampah menjadi lebih mudah dibandingkan ketika harus mengandalkan tenaga manusia dan peralatan sederhana.
“Dengan adanya motor ini, pekerjaan kami menjadi lebih mudah untuk membersihkan dan mengangkut sampah. Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih atas kepedulian Anggota Komisi XII DPR RI yang telah membantu kami,” katanya.
Pihak Majelis GKI Sion Sanggeng berharap kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pelayanan kebersihan serta dirawat dengan baik agar bisa digunakan dalam jangka panjang.
Bantuan ini sekaligus menjadi dorongan bagi pengurus gereja untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik dinilai penting untuk menjaga kenyamanan jemaat sekaligus menciptakan lingkungan rumah ibadah yang sehat.
Selain dukungan sarana, keberhasilan menjaga kebersihan juga membutuhkan keterlibatan jemaat dan masyarakat di sekitar kawasan Sanggeng. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, mengumpulkan sampah secara teratur, serta menjaga lingkungan menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Ketersediaan motor pengangkut sampah diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong antara pengurus gereja dan jemaat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kegiatan kebersihan di lingkungan gereja maupun wilayah pelayanan Rayon 1 hingga Rayon 7 diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Bagi GKI Sion Sanggeng, bantuan tersebut menjadi langkah konkret untuk mengatasi keterbatasan sarana pengangkutan sampah sekaligus mendukung pelayanan gereja yang lebih baik.
Ke depan, pemanfaatan kendaraan secara maksimal diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengurus, jemaat, dan masyarakat sekitar, sehingga lingkungan rumah ibadah tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk berbagai aktivitas keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
(Jurnalis : Dhy)
