FAKFAK,PinFunPapua.com – Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan nyata. Pesan inilah yang tercermin dalam aksi Green Policing yang dipimpin Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., bersama sekitar 30 personel Polres Fakfak di kawasan Taman KH Ma’ruf Amin dan pesisir Jalan Reklamasi, Kabupaten Fakfak, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.15 WIT itu menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan, khususnya ruang publik dan kawasan pesisir yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Fakfak.
Kapolres Fakfak bersama para pejabat utama dan personel turun langsung memungut sampah di area taman dan fasilitas umum. Sementara itu, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) menyisir kawasan pesisir dan perairan menggunakan longboat dan speedboat untuk membantu membersihkan sampah di wilayah laut.
Sampah yang terkumpul dalam sejumlah kantong menjadi hasil nyata dari kegiatan tersebut. Namun, lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, aksi ini membawa pesan penting bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.
Sampah yang dibuang sembarangan dapat merusak keindahan kota, mengganggu kebersihan fasilitas umum, serta mencemari kawasan pesisir dan perairan. Karena itu, upaya menjaga lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan bersih-bersih sesaat, tetapi harus dilanjutkan dengan perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program Green Policing, Polres Fakfak mengajak masyarakat membangun kebiasaan sederhana tetapi berdampak besar: membuang sampah pada tempatnya, tidak menjadikan jalan dan selokan sebagai tempat pembuangan sampah, serta menjaga pantai dan laut dari pencemaran.

Kesadaran tersebut perlu dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Sebab, lingkungan yang bersih tidak akan tercipta apabila kepedulian hanya muncul ketika kegiatan kerja bakti berlangsung, kemudian menghilang setelahnya.
Polres Fakfak juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menjaga taman, pesisir, dan perairan agar tetap bersih dan nyaman. Kolaborasi antara aparat, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan lancar ini menegaskan pentingnya aksi nyata dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Meski berlangsung dalam waktu singkat, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak sekadar menikmati keindahan Fakfak, tetapi juga ikut bertanggung jawab dalam merawatnya.
Sebab, kebersihan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering sampah dibersihkan, tetapi juga oleh seberapa besar kesadaran warganya untuk tidak mengotori lingkungan.
“Jangan mewariskan sampah kepada generasi mendatang. Wariskanlah lingkungan yang bersih, laut yang lestari, dan kesadaran bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama.”
Mari jaga Fakfak tetap bersih. Mulailah dari diri sendiri, buang sampah pada tempatnya, lindungi pesisir, dan lestarikan laut demi masa depan generasi berikutnya.
(Jurnalis : Risman Bauw).
