FAKFAK,PinFunPapua.com – Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero Cabang Fakfak menginformasikan penugasan KM Ciremai untuk melayani rute pelayaran yang menghubungkan sejumlah wilayah di Tanah Papua.
Kapal tersebut dijadwalkan melayani rute Fakfak–Sorong–Manokwari–Serui–Jayapura pada Sabtu, 21 November 2026. Kehadiran KM Ciremai diharapkan dapat membantu mengakomodasi kebutuhan transportasi laut masyarakat, khususnya menjelang periode libur akhir tahun.
Kepala PT PELNI Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengatakan bahwa KM Ciremai diperbantukan untuk melayani rute tersebut. Karena itu, masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan dan memesan tiket lebih awal agar tidak terkendala ketersediaan tiket menjelang puncak arus mudik Nataru.
“Perlu diinformasikan bahwa KM Ciremai diperbantukan untuk menjalani rute tersebut, sehingga masyarakat diharapkan memesan tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan,” ujar Agus, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, langkah antisipasi sejak dini penting dilakukan mengingat periode Natal dan Tahun Baru biasanya menjadi momentum meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk pulang ke kampung halaman, beribadah bersama keluarga, maupun mengunjungi kerabat di daerah lain.
PELNI Cabang Fakfak juga meminta calon penumpang untuk memastikan jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi perusahaan. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan informasi, penipuan, serta praktik percaloan yang dapat merugikan masyarakat.
“Calon penumpang juga diminta memastikan jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi PELNI seperti Pelni Mobile, dan menghimbau agar masyarakan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Pelni Mobile seperti pembelian tiket, cek in online untuk memudahkan penumpang supaya tidak antre di Pelabuhan untuk cetak tiket dan dapat langsung boarding di terminal penumpang, cek in online di Pelni mobile dapat dilakukan pada H-12 jam hingga H-30 menit sebelum jam keberangkatan kapal, patuhi segala aturan yang tertera pada tiket/eticket,” pungkasnya.
Selain mengimbau pembelian tiket lebih awal, PELNI Cabang Fakfak menyampaikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan masyarakat agar perjalanan laut selama periode Nataru berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Berikut imbauan bagi calon penumpang:
Beli tiket melalui kanal resmi PELNI. Hindari transaksi melalui pihak yang tidak berwenang untuk mencegah penipuan dan praktik percaloan.
Pesan tiket lebih awal. Jangan menunggu hingga mendekati hari keberangkatan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.
Pastikan jadwal kapal. Periksa kembali informasi keberangkatan karena jadwal dapat berubah akibat cuaca maupun kondisi operasional.
Datang lebih awal ke pelabuhan. Berikan waktu yang cukup untuk pemeriksaan tiket dan proses naik kapal.
Bawa identitas diri yang sah. Siapkan KTP atau dokumen identitas lain sesuai ketentuan.
Patuhi aturan barang bawaan. Jangan membawa barang berbahaya atau barang yang dilarang selama pelayaran.
Jaga kesehatan selama perjalanan. Gunakan masker apabila diperlukan, terutama saat mengalami gejala gangguan pernapasan atau berada di lingkungan berasap.
Ikuti arahan petugas. Patuhi petunjuk petugas kapal dan pelabuhan selama proses naik maupun turun kapal.
Kenali fasilitas keselamatan. Perhatikan lokasi jaket pelampung, jalur evakuasi, serta petunjuk keselamatan di atas kapal.
Utamakan keselamatan bersama. Hindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan keselamatan selama pelayaran.
PELNI Cabang Fakfak mengapresiasi masyarakat yang mematuhi ketentuan dan menjaga ketertiban selama berada di pelabuhan maupun di atas kapal.
Momentum Nataru bukan hanya tentang perjalanan menuju kampung halaman, tetapi juga tentang memastikan setiap orang dapat tiba dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga.
“Perjalanan yang baik bukan sekadar sampai di tujuan, melainkan perjalanan yang dipersiapkan dengan matang, dijalani dengan tertib, dan berakhir dengan selamat.”
Dengan perencanaan perjalanan sejak dini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan transportasi laut secara lebih nyaman sekaligus membantu menjaga kelancaran arus penumpang selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
(Jurnalis : Risman Bauw).
