MANOKWARI, PinFunPapua.com — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Papua Barat menggelar Lomba Masak Kreatif Pangan Lokal, Sabtu (28/6/2025), bertempat di Café Master, Trikora Taman Ria, Manokwari.
Kegiatan yang bertujuan memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Papua ini diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat, paguyuban, serta kalangan mahasiswa. Para peserta menampilkan beragam sajian berbahan dasar pangan lokal yang kemudian dinilai oleh dewan juri.
Lomba secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat, Brigjen Pol Yosi Muharhmata, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif SPI Papua Barat dalam menyelenggarakan kegiatan bernilai budaya dan ekonomi ini.
Dukungan Polri Terhadap Ketahanan Pangan dan Budaya Lokal
Brigjen Yosi menyampaikan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi kuliner, melainkan bentuk nyata sinergi antara masyarakat dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta pelestarian budaya lokal di Tanah Papua, khususnya Papua Barat.

“Kegiatan ini mengangkat potensi pangan lokal sekaligus mempererat silaturahmi antara masyarakat dan Polri. Ini adalah bagian dari tema besar HUT Bhayangkara ke-79: Polri untuk Masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pengolahan pangan lokal merupakan bagian dari kekayaan alam dan budaya daerah yang patut dibanggakan. Melalui lomba ini, Polri turut mendukung upaya memajukan usaha kuliner tradisional dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada generasi muda, terutama mahasiswa, untuk mengenal dan melestarikan bahan-bahan makanan tradisional warisan leluhur kita,” ucapnya.
Brigjen Yosi menekankan bahwa kebersamaan yang tercipta antara masyarakat dan aparat kepolisian melalui kegiatan semacam ini berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.
“Semoga semangat Hari Bhayangkara ke-79 ini semakin memperkuat rasa persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat Papua Barat,” tegasnya.
SPI Papua Barat Komit Promosikan Pangan Lokal
Ketua SPI Papua Barat, Jalil Lambara, menyampaikan bahwa setiap momentum HUT Bhayangkara maupun ulang tahun SPI selalu dimanfaatkan untuk menggelar lomba masak, khususnya bagi ibu rumah tangga. Ia menyebutkan sejumlah kegiatan serupa yang pernah digelar sebelumnya, seperti Lomba Sukun Kreatif di Sanggeng Dalam, Arowi, dan Wapramasi.

“Kali ini, lomba difokuskan pada pangan lokal yang melibatkan ormas, paguyuban, dan mahasiswa. Tujuannya adalah membangun semangat ekonomi kreatif di tengah tantangan era globalisasi,” ujar Jalil.
Ia juga menyebutkan bahwa SPI turut mengundang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Barat untuk menjajaki potensi promosi produk makanan lokal yang dikreasikan oleh para peserta, baik ibu rumah tangga maupun mahasiswa.
“Apa yang kami lakukan ini adalah bentuk nyata kontribusi masyarakat, terutama dalam mendukung Polri sebagai mitra pembangunan,” jelasnya.
Apresiasi dari Peserta
Salah satu peserta lomba, Karmila Salasa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang menurutnya sangat positif. Ia berharap lomba semacam ini bisa terus digelar secara rutin sebagai upaya memperkenalkan makanan lokal kepada masyarakat luas, khususnya di Manokwari.
“Lomba ini sangat memotivasi kami untuk lebih kreatif dalam mengelola bahan makanan lokal. Harapannya kegiatan ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak kalangan,” pungkas Karmila.
Melalui kegiatan ini, semangat Hari Bhayangkara ke-79 tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga dimaknai dengan upaya nyata dalam mengangkat potensi lokal dan mempererat kolaborasi antara Polri dan masyarakat. (red/rls)
