FAKFAK, PinFunPapua.com — Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) menyelenggarakan kegiatan pengkaderan dan bakti sosial selama dua hari di kawasan Tubir Seram. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan organisasi mahasiswa tersebut, dengan tujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan serta membangun rasa kepedulian sosial di kalangan anggotanya.
Ketua HMS Polinef, Kalfari Somba Mangiri, dalam keterangan tertulisnya kepada media, Senin (7/7/2025), menyatakan bahwa pengkaderan merupakan agenda penting yang rutin dilakukan satu hingga dua kali dalam satu periode kepengurusan. Tujuannya adalah untuk mendidik, membina, dan mempererat hubungan antaranggota, khususnya anggota baru yang akan menjadi tulang punggung organisasi ke depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antaranggota, sekaligus membangun semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap organisasi dan masyarakat,” ujar Kalfari.
Kegiatan pengkaderan tahap kedua ini dirancang dengan beragam materi, mulai dari pelatihan kepemimpinan, pemahaman nilai-nilai organisasi, hingga berbagi pengalaman dalam dunia kemahasiswaan. Selain itu, para peserta juga mengikuti sesi permainan tim yang bertujuan memperkuat kohesi dan kerja sama antarpeserta.

Tidak hanya fokus pada pengembangan internal, HMS Polinef juga menggelar bakti sosial di lingkungan Tubir Seram sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat. Kegiatan sosial tersebut melibatkan pembersihan lingkungan, edukasi ringan kepada warga, serta pemberian bantuan sederhana sebagai bentuk empati dan solidaritas mahasiswa.
Adapun lima tujuan utama dari kegiatan ini, sebagaimana dijelaskan oleh Kalfari, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan dan keterampilan kepemimpinan anggota baru.
- Membentuk kader yang berintegritas, visioner, dan berdedikasi.
- Menumbuhkan kesadaran dan komitmen terhadap nilai-nilai organisasi.
- Membangun tim yang kuat, solid, dan responsif terhadap tantangan.
- Menyiapkan generasi pemimpin yang efektif, bertanggung jawab, dan solutif.
Kalfari berharap, kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi para pengurus HMS periode 2024–2025 dalam menanamkan nilai-nilai keorganisasian, serta membentuk karakter pemimpin yang mampu membawa HMS menjadi organisasi yang adaptif, inklusif, dan berdampak luas.
“Kami percaya bahwa semangat kolaborasi, inovasi, dan dedikasi yang dibangun dari kegiatan ini akan menjadi pondasi kuat dalam menjadikan HMS sebagai agen perubahan. Kami ingin menciptakan masa depan yang cerah, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat Fakfak dan Papua secara umum,” tutupnya. (Risman)
