FAKFAK, PinFunPapua.com — Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, dan kewaspadaan terhadap pengaruh negatif dalam pengarahan pada kegiatan Jam Komandan (Jamdan) yang dilaksanakan di Garasi Serba Guna (GSG) Makorem 182/JO, Distrik Fakfak Barat, Senin (21/7/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 182 PD XVIII/Kasuari, dan dihadiri langsung oleh Ny. Irwan Budiana, selaku Ketua Persit KCK Koorcabrem 182. Arahan disampaikan setelah pelaksanaan apel pagi sebagai bagian dari pembinaan mental dan profesionalisme personel Korem 182/JO.
Dalam sambutannya, Kolonel Irwan Budiana menegaskan bahwa disiplin, loyalitas, dan semangat militansi merupakan fondasi utama dalam kehidupan prajurit TNI AD. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tulus, dan ikhlas.
“Kita harus senantiasa bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan. Sikap syukur akan menjauhkan kita dari pembangkangan dan membuat hidup kita lebih berkah,” ujar Danrem dengan penuh penekanan.
Selain membangun kesadaran disiplin, Danrem juga mengajak seluruh prajurit untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya peran prajurit dalam membina dan mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.
Danrem juga mengingatkan seluruh jajaran Korem 182/JO untuk bersiap menghadapi agenda penting yang akan datang, yakni penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kegiatan tersebut dijadwalkan akan dihadiri oleh Pangdam XVIII/Kasuari serta tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabesad.
“Saya minta seluruh prajurit melakukan persiapan dengan baik. Tunjukkan bahwa Korem 182/JO siap secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Dalam bagian penutup arahannya, Kolonel Irwan Budiana secara khusus memberikan peringatan keras terkait praktik judi online dan pinjaman online ilegal, yang dinilainya sebagai ancaman serius terhadap kehormatan dan masa depan prajurit. Ia menegaskan bahwa kedua aktivitas tersebut hanya memberikan harapan palsu dan dapat menghancurkan kehidupan prajurit dan keluarganya.
“Jangan tergiur dengan hasil instan. Kita harus hidup dengan prinsip dan menjaga kehormatan sebagai prajurit TNI AD,” pungkas Danrem.
Kegiatan Jam Komandan ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan prajurit, tetapi juga sebagai momen penting untuk memperkuat semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen terhadap tugas-tugas kedinasan. Korem 182/JO terus berupaya membangun budaya kerja yang profesional dan berwawasan kebangsaan dalam setiap lini pelaksanaan tugas. (Risman)
