Kepala Distrik Tomage, Rudi Pauspaus (FOTO : Risman BAuw)
FAKFAK, PinFunPapua.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali menunjukkan kontribusinya dalam mempercepat pembangunan di daerah-daerah tertinggal. Kali ini, kegiatan TMMD digelar di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Fakfak. Kehadiran Bupati Fakfak dalam kunjungan kerja ke lokasi program pada Rabu (23/7/2025) disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Kepala Distrik Tomage, Rudi Pauspaus, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Fakfak dalam kegiatan TMMD, yang dinilainya sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap percepatan pembangunan di wilayah terpencil.
“Kunjungan Bupati dalam kegiatan TMMD ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami dan masyarakat di Distrik Tomage,” ujar Rudi kepada media di sela-sela kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Rudi menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD sangat membantu pembangunan infrastruktur di distrik yang dipimpinnya. Program ini mencakup pembangunan fasilitas umum, rumah ibadah seperti masjid dan gereja, serta peningkatan akses jalan penghubung antarwilayah yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Saya berpikir program TMMD ini sangat penting karena dapat mendukung upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur di wilayah kami,” katanya.
Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman seperti Tomage membutuhkan dukungan lintas sektor secara berkelanjutan. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan TMMD tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat dijadikan agenda tahunan di Kabupaten Fakfak, terutama di distrik yang masih memiliki keterbatasan akses dan layanan dasar.
“Masih banyak infrastruktur yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dari pemerintah maupun TNI. Dengan adanya TMMD yang berkelanjutan, kami yakin pembangunan di wilayah kami dapat berkembang secara positif,” tutupnya.
Program TMMD merupakan bentuk sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pembangunan fisik maupun nonfisik di daerah-daerah terpencil. Selain membangun infrastruktur, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti penyuluhan kesehatan, bela negara, dan kegiatan sosial lainnya.
Pelaksanaan TMMD di Tomage menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat negara dan pemerintah daerah mampu menjawab tantangan pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Diharapkan, hasil program ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan memperkuat persatuan di tingkat akar rumput. (Risman)
