MANOKWARI, PinFunPapua.com – Kontingen Papua Barat memastikan keikutsertaannya dalam Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII yang akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan, pada 5–11 Oktober 2025. Dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan, Papua Barat akan mengikuti 10 cabang dengan kombinasi pendanaan dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan dukungan mandiri.
Wakil Ketua Kontingen Pornas Korpri Papua Barat, Melkias Werinussa, yang juga menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Barat, menjelaskan bahwa semula pihaknya menargetkan 10 cabang olahraga dari total 13 yang dipertandingkan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah provinsi hanya mampu membiayai empat cabang.
“Awalnya kita berharap bisa ikut 10 cabang olahraga, tetapi setelah menyesuaikan alokasi anggaran yang ada, hanya empat cabang yang didukung penuh, yaitu bulutangkis, tenis meja, senam Korpri, dan catur. Keputusan ini diambil karena cabang-cabang tersebut bersifat perorangan dan lebih memungkinkan dengan anggaran terbatas,” ujar Werinussa di Manokwari, Senin (29/9/2025).
Ia menambahkan, Kabupaten Teluk Wondama turut membantu dengan membiayai cabang tenis lapangan, futsal, dan atletik. Selain itu, sejumlah pihak lain secara mandiri mendanai cabang gateball, bola basket, dan pencak silat. “Dengan tambahan tiga cabang yang dibiayai mandiri, totalnya menjadi 10 cabang olahraga yang akan kita ikuti,” jelasnya.
Menurut Werinussa, total anggaran yang dialokasikan untuk kontingen Papua Barat sekitar Rp930 juta. Dari jumlah itu, biaya perjalanan pulang-pergi bagi 68 atlet dan oficial sudah menghabiskan lebih dari Rp400 juta. “Standar biaya perjalanan dinas untuk satu orang sekitar Rp7 juta, dan itu pun masih kurang. Jadi kami benar-benar melakukan efisiensi,” katanya.
Ia menegaskan, efisiensi menjadi kata kunci dalam keikutsertaan Papua Barat pada Pornas Korpri kali ini. Karena sifatnya perjalanan dinas, setiap cabang olahraga diminta menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan waktu pertandingan masing-masing. “Kalau sudah selesai bertanding, baik menang maupun kalah, kontingen harus segera kembali. Itu langkah yang harus diambil mengingat kondisi anggaran yang ada,” tegasnya.
Pertandingan Pornas Korpri XVII secara resmi akan dibuka pada 4 Oktober malam, dengan pelaksanaan cabang olahraga mulai 5 hingga 11 Oktober. Meski demikian, ada beberapa cabang yang lebih dahulu bertanding, seperti tenis lapangan yang dijadwalkan pada 2 Oktober.
Terkait target prestasi, Werinussa menyatakan pihaknya tidak membebani atlet dengan target tertentu. “Kami tidak menetapkan target khusus karena proses persiapan masih terbatas. Idealnya, seleksi dilakukan lewat kompetisi olahraga Korpri di tingkat provinsi, namun kondisi tidak memungkinkan. Yang kami rekrut adalah mereka yang sudah sering mengikuti kejuaraan dan memiliki sertifikat pertandingan,” jelasnya.
Meski begitu, Werinussa berharap keikutsertaan kali ini dapat mempererat silaturahmi sekaligus menjadi pengalaman berharga untuk perbaikan di masa depan. “Pada ajang sebelumnya, cabang gateball pernah menembus tingkat nasional, sementara tenis lapangan sempat masuk 16 besar. Ke depan, kami ingin persiapan lebih matang agar prestasi bisa lebih baik,” pungkasnya.
