MANOKWARI, PinFunPapua.com — Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Francinsus Maria Agustinus Sibarani, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Dasar (SD) Inpres 16 Arfai, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda DPR RI dalam memantau serta mendorong peran dunia usaha terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Francinsus didampingi oleh Anggota DPR RI Perwakilan Papua Barat, Obet Arik Ayok Rumbruren, serta perwakilan dari PT Conch West Cement Papua Barat, salah satu perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut.
Francinsus menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan ekonomi dan pendidikan di Papua Barat. Menurutnya, kehadiran investor di daerah harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Yang paling penting adalah membangun sumber daya manusia (SDM) di Papua. Apa yang sudah dilakukan oleh PT Conch West Cement Papua Barat merupakan langkah baik yang perlu dicontoh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa pendidikan merupakan sektor fundamental yang harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah. Francinsus menegaskan bahwa hal ini sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas nasional.
“Sudah sewajarnya seluruh perusahaan yang beroperasi di tengah masyarakat Papua Barat, khususnya di Manokwari, turut berperan dalam mendukung pendidikan,” tegasnya.
Francinsus menambahkan, peran dunia usaha tidak hanya sebatas mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata dalam bidang sosial dan pendidikan, terutama bagi generasi muda di Tanah Papua.
“Perusahaan memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pendidikan di Papua Barat agar anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan siap bersaing,” tambahnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan di Papua Barat untuk semakin memperkuat komitmen dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan SDM, dan peningkatan kualitas pendidikan, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Papua. (Dhy)
