MANOKWARI, PinFunPapua.com — Memasuki awal tahun anggaran 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Ali Baham Temongmere, menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan evaluasi internal secara menyeluruh. Evaluasi tersebut dinilai penting sebagai dasar dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan sepanjang tahun berjalan.
Instruksi tersebut disampaikan Sekda saat memimpin apel pagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Senin (19/1/2026). Ia menegaskan bahwa evaluasi internal OPD harus mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari pengelolaan keuangan, tindak lanjut atas temuan pemeriksaan, capaian kinerja, hingga motivasi dan disiplin kerja pegawai.
Menurut Sekda, evaluasi sejak awal tahun akan membantu OPD mengidentifikasi hambatan dan kelemahan yang perlu segera diperbaiki, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan hasil kunjungan kerjanya ke Jakarta bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri terkait proses perencanaan dan penganggaran daerah.
Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas evaluasi dokumen perencanaan dan penganggaran yang saat ini masih berlangsung di Kementerian Dalam Negeri. Sekda berharap hasil evaluasi tersebut dapat segera ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri, sehingga Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 dapat segera diproses dan diserahkan kepada seluruh OPD.
Sambil menunggu penetapan DPA, Sekda mengingatkan agar penggunaan Uang Persediaan (UP) dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab demi menjaga kelancaran operasional pemerintahan serta menghindari potensi permasalahan administrasi keuangan.
Selain persoalan anggaran, Sekda juga mengingatkan seluruh ASN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Papua Barat. Curah hujan yang tinggi disertai suhu udara yang relatif dingin dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, terutama bagi ASN yang melakukan perjalanan dinas.
Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar aktif menyampaikan informasi terkini terkait kondisi cuaca, serta mengimbau ASN yang melakukan perjalanan agar selalu menjaga komunikasi sehingga keberadaan dan keselamatan mereka dapat dipantau.
Menutup arahannya, Sekda menyampaikan sejumlah agenda strategis yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, antara lain rapat staf, rapat Tim Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR), rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah, serta koordinasi dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Papua Barat untuk penyusunan jadwal kerja bersama tahun 2026.
Menurut Sekda, perencanaan waktu yang matang dan koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Barat.
(JN)
