FAKFAK,PinFunPapua.com – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia KRI Balongan-908 yang bersandar di Pelabuhan Fakfak, Sabtu (14/3/2026).
Kedatangan kapal TNI Angkatan Laut tersebut disambut langsung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan antara Pemkab Fakfak dan TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah laut, khususnya di perairan Fakfak.
Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komandan beserta seluruh kru KRI Balongan-908 atas kunjungan mereka di Kabupaten Fakfak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Fakfak kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan KRI Balongan-908 yang telah singgah di Negeri Mbaham Matta. Kehadiran TNI Angkatan Laut sangat penting dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut kami,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa sebagai daerah pesisir, masyarakat Fakfak memiliki kedekatan yang kuat dengan laut. Karena itu, keberadaan TNI AL menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah perairan.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung berbagai kebutuhan selama kapal perang tersebut berada di Fakfak serta berharap hubungan dan kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut terus terjalin dengan baik ke depan.

Selain itu, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung KRI Balongan-908 yang bersandar di Pelabuhan Fakfak. Selama berada di Fakfak, kapal perang tersebut dijadwalkan membuka kunjungan bagi masyarakat untuk melihat aktivitas di atas kapal, yang diperkirakan akan menarik antusiasme warga, khususnya pada akhir pekan.
KRI Balongan-908 yang dikomandani Letkol Laut (P) Wida Adi Prasetya bertugas menegakkan kedaulatan serta menjamin keamanan di wilayah perairan yurisdiksi nasional di bawah Komando Armada III (Koarmada III). Kehadiran kapal ini di wilayah timur Indonesia diharapkan semakin memperkuat pertahanan maritim nasional, khususnya di kawasan perairan Indonesia timur. (Risman Bauw).
