MANOKWARI, PinFunPapua.com — Tiga anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Papua Barat mengalami sengatan lebah saat melakukan evakuasi sarang tawon jenis “lebah babi” di kawasan Jalan Naik Amban, Manokwari, Rabu (15/4/2026).
Kejadian ini berawal dari laporan warga, keluarga Erick Sesa, yang masuk ke Damkar pada pukul 13.57 WIT terkait keberadaan sarang tawon yang meresahkan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar bergerak menuju lokasi pada pukul 20.19 WIT dan tiba sekitar pukul 20.34 WIT.
Tim rescue yang dipimpin Kepala Seksi Hendra, S.STP langsung melakukan proses evakuasi sarang tawon yang diperkirakan memiliki berat sekitar 5 kilogram. Proses penanganan berlangsung hingga malam hari, dan pada pukul 23.03 WIT sarang tawon berhasil diamankan.
Meski demikian, dalam proses evakuasi tersebut tiga petugas Damkar yakni Lambertus Sanoy, Agus, dan James Morin tersengat lebah pada bagian tangan dan punggung.
Insiden ini menjadi perhatian karena keterbatasan alat pelindung diri (APD) serta minimnya tenaga dengan keahlian khusus dalam penanganan evakuasi sarang tawon.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Provinsi Papua Barat, Markus Suruan, S.Kom., berharap adanya dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta melengkapi fasilitas pendukung bagi tim rescue Damkar.
“Ke depan kami berharap adanya perhatian pemerintah dalam penyediaan APD dan peningkatan kemampuan personel, agar keselamatan petugas dapat lebih terjamin,” ujarnya.
Dengan berhasil diamankannya sarang tawon tersebut, situasi di lingkungan keluarga Erick Sesa kini kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal. (JN)
