FAKFAK,PinFunPapua.com – Suasana Pameran Kuliner UMKM dan perlombaan dalam rangka Hari Kartini 2026 di Kabupaten Fakfak mendadak hangat ketika Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menghentikan sejenak sambutannya. Dari atas panggung, ia menoleh ke arah panitia dan menyebut satu nama dengan penuh kebanggaan: Siti Hajar Uswanas.
“Yang saya hormati, dan juga saya banggakan Ketua Penyelenggara. Mari kita beri aplaus sekali lagi kepada Ibu Siti Uswanas,” ujar Bupati, disambut tepuk tangan meriah para hadirin, Minggu malam (26/4/2026).
Apresiasi tersebut bukan sekadar formalitas. Di hadapan pelaku UMKM, tamu undangan, dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan, Bupati menyampaikan penilaiannya bahwa setiap kegiatan yang dipimpin Siti Hajar Uswanas selalu berjalan baik.
“Kalau ibu ini menjadi ketua di suatu acara, dari dulu saya lihat sangat bagus. Ini patut kita banggakan. Sekali lagi beri aplaus. Inilah perempuan Fakfak yang hebat,” katanya.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam pembukaan kegiatan. Di tengah peringatan Hari Kartini yang sarat makna perjuangan perempuan pengakuan itu terasa simbolik sekaligus menguatkan peran perempuan dalam ruang publik.
Siti Hajar Uswanas tidak hanya dipandang sebagai ketua panitia, tetapi juga representasi perempuan Fakfak yang tangguh, terorganisir, dan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pameran kuliner dan perlombaan UMKM tahun ini pun menjadi lebih dari sekadar ajang unjuk kreativitas. Kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah juga bertumpu pada kepemimpinan dan kolaborasi perempuan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samaun juga mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah pada tahun 2027. Ia menyebutkan akan mengundang Menteri UMKM ke Fakfak untuk menggelar kegiatan berskala lebih besar.
“Pak Menteri sudah setuju. Tinggal kita mengusulkan kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.
Tahun 2027 dinilai menjadi momentum penting bagi Kabupaten Fakfak. Selain agenda UMKM berskala nasional, Fakfak juga akan menjadi tuan rumah Pesparawi Papua Barat dan Papua Barat Daya. Hal ini diharapkan menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan memperluas pasar.
“Mungkin menjelang Pesparawi itu, UMKM sudah harus kita siapkan. Kita berharap pelaku UMKM bisa mempersiapkan diri agar tampil lebih baik dalam event-event ke depan,” tambahnya.
Bupati menegaskan bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap kegiatan, melainkan wajah ekonomi daerah yang harus tampil percaya diri di hadapan tamu dari berbagai daerah.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Kartini sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan berinovasi.
Di tengah deretan stan kuliner dan semarak kegiatan, tepuk tangan kembali menggema. Peringatan Hari Kartini di Fakfak tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga penegasan bahwa perempuan hadir sebagai motor penggerak pembangunan melalui karya nyata.(Risman Bauw).
