BINTUNI, PinFunPapua.com – Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) asal Kabupaten Teluk Bintuni, Eduard Orocomna, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, atas perjuangannya menghadirkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar di Kabupaten Teluk Bintuni. Program tersebut dinilai menjadi wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua, khususnya bagi generasi muda orang asli Papua yang membutuhkan dukungan dalam mengakses pendidikan.
Apresiasi tersebut disampaikan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Teluk Bintuni ke-23 yang akan diperingati pada 9 Juni 2026. Pada momentum tersebut, Senator Papua Barat, Filep Wamafma, dijadwalkan menyerahkan ratusan beasiswa PIP kepada pelajar mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) di Kabupaten Teluk Bintuni.
Menurut Eduard Orocomna, perjuangan yang dilakukan Filep Wamafma menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperhatikan masa depan generasi Papua. Ia menilai bantuan pendidikan yang diperjuangkan melalui jalur DPD RI sangat berarti bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi dan kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
“Beliau memiliki hati yang mulia karena telah memperjuangkan anak-anak kami, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa. Kami sebagai orang tua dan keluarga besar Teluk Bintuni mengucapkan terima kasih kepada Bapak Senator Filep Wamafma yang terus memperjuangkan pendidikan bagi generasi kami,” ujar Eduard.
Sebagai perwakilan unsur kultur MRPB dari Kabupaten Teluk Bintuni, Eduard menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan utama yang harus terus mendapat perhatian dari pemerintah maupun para wakil rakyat. Menurutnya, bantuan beasiswa seperti Program Indonesia Pintar dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak Papua untuk meraih pendidikan yang lebih baik.
Ia berharap perhatian terhadap sektor pendidikan dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, terutama bagi anak-anak asli Papua yang berasal dari tujuh suku besar yang mendiami wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Menurutnya, pemerataan akses pendidikan harus menjadi prioritas agar seluruh anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri.
“Kami berharap apa yang akan disampaikan beliau pada HUT Teluk Bintuni ke-23 dapat menyentuh hati masyarakat dan membantu mengurangi beban biaya pendidikan orang tua yang kurang mampu,” katanya.
Lebih lanjut, Eduard menilai bahwa Filep Wamafma telah menjadi berkat bagi masyarakat Papua Barat karena konsisten memperjuangkan hak-hak orang asli Papua di tingkat nasional. Ia menilai kehadiran suara Papua di DPD RI sangat penting dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan.
“Luar biasa Bapak Filep Wamafma yang menjadi berkat bagi kami orang Papua Barat. Beliau mampu berbicara di DPD RI dan memperjuangkan hak-hak orang asli Papua serta masa depan generasi kami,” tuturnya.
Secara khusus, Eduard berharap program beasiswa PIP dapat diperluas sehingga menjangkau seluruh sekolah yang berada di wilayah pedalaman, terutama di Distrik Moskona yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih dalam bidang pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah sekolah yang belum memperoleh manfaat dari program tersebut.
“Di Distrik Moskona masih banyak sekolah yang belum mendapatkan beasiswa. Kami berharap ke depan semua bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.
Menurut Eduard, program bantuan pendidikan seperti PIP sangat layak mendapatkan apresiasi karena mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak Papua. Ia juga mengaku bahwa pada masa pendidikannya dahulu, dirinya belum pernah memperoleh bantuan beasiswa hingga menempuh pendidikan tinggi. Oleh karena itu, ia berharap generasi muda saat ini dapat memanfaatkan peluang yang tersedia untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka.
Sementara itu, Senator Papua Barat sekaligus Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menjelaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan dari pemerintah yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu dan rentan secara ekonomi. Program tersebut bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mencegah terjadinya putus sekolah.
“Di momen HUT Kabupaten Teluk Bintuni ini, kami memberikan beasiswa bagi anak-anak Bintuni dari jenjang Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas melalui usulan DPD RI. Saya berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan pendidikan,” kata Filep.
Beasiswa PIP tersebut menyasar peserta didik pada jenjang SD/SDLB/Paket A, SMP/SMPLB/Paket B, serta SMA/SMK/SMALB/Paket C. Dana bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan, seperti pembelian buku, alat tulis, seragam sekolah, tas, sepatu, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya.
Pada tahun 2026, bantuan Program Indonesia Pintar hasil usulan Senator Filep Wamafma menjangkau sekitar 16 distrik di Kabupaten Teluk Bintuni, yaitu Distrik Fafuwar, Babo, Sumuri, Aroba, Kaitaro, Kuri, Bintuni, Manimeri, Dataran Beimes, Tembuni, Kamundan, Moskona Selatan, Moskona Barat, Merdey, Mesyeta, dan Moskona Utara.
Distribusi bantuan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Pemberian Program Indonesia Pintar Tahun 2026 berdasarkan data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang ditutup pada 31 Januari 2026. Sesuai pemberitahuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, proses pencairan dana PIP dapat dilakukan mulai 9 Juni 2026 melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) milik masing-masing penerima.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak pelajar di Kabupaten Teluk Bintuni yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi Papua yang lebih maju, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. ( red )
