FAKFAK,PinFunPapua.com – Turnamen Kapolres Fakfak E-Sport Competition 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026) malam. Ajang kompetisi yang mempertemukan para pecinta esports di Kabupaten Fakfak ini berlangsung meriah, kompetitif, dan penuh semangat sportivitas.
Tim Pioneer berhasil keluar sebagai kampiun setelah tampil gemilang dan menundukkan Tim Orang Tua dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga final yang berlangsung di halaman parkir Kantor Bhayangkari Polres Fakfak.
Acara penutupan turnamen dihadiri langsung oleh Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E., M.H., bersama jajaran Polres Fakfak, pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Fakfak, panitia pelaksana, peserta, serta masyarakat yang turut menyaksikan jalannya pertandingan.
Sebelum melaju ke partai puncak, Tim Orang Tua memastikan tempat di final setelah menyingkirkan Tim Bayangan Kilat dengan skor 2-0 pada babak semifinal. Sementara itu, Tim Pioneer juga menunjukkan performa terbaik dengan mengalahkan Tim Minyak 2-0.
Pada perebutan posisi ketiga, Tim Bayangan Kilat berhasil mengamankan podium setelah mengalahkan Tim Minyak dengan skor 2-0. Sedangkan pada pertandingan final, dominasi Tim Pioneer tidak terbendung hingga memastikan gelar juara pertama.
Adapun hasil akhir Kapolres Fakfak E-Sport Competition 2026 yakni:
🏆 Juara I: Tim Pioneer
🥈 Juara II: Tim Orang Tua
🥉 Juara III: Tim Bayangan Kilat
Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, ESI Kabupaten Fakfak, para sponsor, peserta, serta semua pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat terselenggara dengan aman, tertib, dan sukses.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada para juara serta menyemangati peserta yang belum berhasil meraih kemenangan agar tidak berhenti berlatih dan terus meningkatkan kemampuan.
“Kemenangan bukan hanya tentang siapa yang berada di posisi pertama, tetapi tentang bagaimana setiap peserta menjunjung tinggi sportivitas, menghargai lawan, dan terus berproses menjadi lebih baik,” ungkap Kapolres.
Menurutnya, esports saat ini bukan sekadar permainan, melainkan wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, kedisiplinan, kerja sama tim, serta membangun hubungan persaudaraan.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Fakfak berharap turnamen ini dapat menjadi ruang pembinaan bagi talenta-talenta muda di bidang esports, sehingga lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Fakfak di tingkat regional maupun nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 22.35 WIT dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang, foto bersama, doa, serta menyanyikan lagu Bagimu Negeri.
“Prestasi lahir dari latihan yang konsisten, sementara persaudaraan lahir dari rasa saling menghormati. Dalam setiap kompetisi, yang paling berharga bukan hanya piala yang diraih, tetapi karakter baik yang terbentuk.”
(Penulis : Risman Bauw).
