FAKFAK,PinFunPapua.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) Tahun 2026, Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) XVIII/1-2 Fakfak menggelar kegiatan doa bersama dan syukuran yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan, khidmat, dan rasa syukur di Markas Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian POMAD selama delapan dekade dalam menegakkan disiplin, hukum, serta tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Komandan Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi., dalam keterangannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-80 POMAD bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momen penting bagi seluruh personel untuk melakukan introspeksi dan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Di usia yang ke-80 ini, kami berharap POMAD, khususnya Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan tugas pokok dengan penuh tanggung jawab. Doa bersama ini merupakan ikhtiar agar seluruh personel senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan perlindungan dalam menegakkan supremasi hukum di wilayah Fakfak dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujar Kapten Cpm Prasetyo.

Sebagai wujud rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar POMAD terus berkembang menjadi institusi yang semakin kuat, terpercaya, dan dekat dengan masyarakat. Suasana kekeluargaan pun terlihat saat seluruh personel berkumpul, mempererat silaturahmi serta memperkokoh solidaritas antaranggota.
Dalam kesempatan tersebut, Dansubdenpom juga menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendukung program TNI Angkatan Darat serta memperkuat sinergi dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai harapan agar POMAD terus berjaya, mampu menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan dengan menjunjung tinggi integritas dan nilai-nilai sesanti “Satya Wira Wicaksana.”
“Pengabdian yang tulus lahir dari disiplin yang kuat, integritas yang terjaga, dan hati yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.”
(Penulis : Risman Bauw).
