MANOKWARI,PinFunPapua.com – Kontingen Papua Barat tampil memukau pada kategori Musik Pop Gerejawi dalam ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 dengan menghadirkan aransemen lagu yang memadukan bahasa Biak dan bahasa Indonesia. Sentuhan musik khas Papua yang kental menjadi identitas yang ingin ditampilkan tuan rumah di panggung nasional.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Manokwari, Yusuf Sawaki, mengatakan penggunaan unsur budaya lokal menjadi bagian penting dalam penampilan kontingen Papua Barat. Melalui perpaduan bahasa dan nuansa musik Papua, para peserta ingin menyampaikan pesan tentang kasih, berkat, dan penyertaan Tuhan bagi Tanah Papua.
“Papua Barat hadir membawa identitas Papua di panggung nasional. Karakter musik Papua yang kuat diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dalam kompetisi kategori Musik Pop Gerejawi,” kata Yusuf kepada wartawan di Manokwari, Selasa (23/6/2026).
Menurut Yusuf, para peserta telah menjalani latihan intensif selama kurang lebih enam bulan untuk mempersiapkan penampilan terbaik. Seluruh proses tersebut, kata dia, merupakan bentuk pengabdian dan ungkapan syukur kepada Tuhan.
Ia menegaskan, kontingen Papua Barat tampil dengan penuh keyakinan dan optimistis mampu meraih hasil terbaik pada ajang Pesparawi Nasional XIV. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan dewan juri.
“Anak-anak sudah tampil maksimal. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Kami terus berdoa dan mengucap syukur,” ujarnya.
Yusuf mengatakan, tiga lagu yang dibawakan telah dipersiapkan secara matang sehingga dapat ditampilkan dengan harmonisasi yang baik di hadapan dewan juri. Penampilan tersebut, menurut dia, mencerminkan kerja keras seluruh peserta dan tim pelatih selama masa persiapan.
“Kami berharap juri dapat memberikan penilaian yang objektif. Yang terpenting, peserta sudah memberikan kemampuan terbaik mereka,” katanya.
Sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV, Papua Barat tidak hanya menargetkan keberhasilan penyelenggaraan, tetapi juga berupaya menorehkan prestasi pada setiap kategori lomba yang diikuti. Target meraih medali emas, bahkan predikat champion, menjadi motivasi bagi seluruh kontingen.
“Sebagai tuan rumah, kami ingin memberikan yang terbaik. Target kami adalah emas, bahkan champion. Namun, yang utama adalah mempersembahkan pujian terbaik bagi Tuhan,” ujar Yusuf.
Penampilan kategori Musik Pop Gerejawi menjadi salah satu cabang yang menyedot perhatian penonton pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Kehadiran unsur budaya Papua melalui bahasa Biak dan aransemen musik etnik memberikan warna tersendiri sekaligus mempertegas kekayaan budaya Papua Barat di tingkat nasional.
(Penulis : Dhy)
