FAKFAK,PinFunPapua.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Kodim 1803/Fakfak saat kebakaran melanda Kampung Wono Dadi Mulya SP 7, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (20/7/2026). Sesaat setelah menerima laporan, Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., langsung mengerahkan personel Babinsa bersama 1 unit mobil pemadam kebakaran milik Batalyon TP 808 untuk membantu menjinakkan kobaran api.
Kebakaran yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIT itu mengundang perhatian berbagai pihak. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Babinsa Kodim 1803/Fakfak, personel Batalyon TP 808, serta masyarakat yang bahu-membahu mencegah api meluas ke bangunan dan kawasan di sekitarnya.
Dalam upaya pengendalian api, tim gabungan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari mobil pemadam kebakaran milik Batalyon TP 808, mobil pengangkut air milik warga, hingga berbagai peralatan pendukung lainnya. Sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat proses pemadaman dan meminimalkan dampak kebakaran.
Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., mengatakan pihaknya bergerak cepat sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

“Babinsa langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama personel Batalyon TP 808 dan masyarakat. Sinergi semua pihak sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak merembet ke area lainnya,” tegas Dandim.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat TNI dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat sekaligus memastikan kondisi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung.
Kodim 1803/Fakfak juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menjauhi lokasi kebakaran guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Hingga saat ini, petugas masih berupaya memastikan kobaran api benar-benar padam sebelum dilakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak dan penyebab kebakaran.
“Dalam setiap musibah, kecepatan bertindak dan semangat gotong royong menjadi harapan terbesar untuk menyelamatkan sesama. Kebersamaan adalah kekuatan yang mampu mengubah kepanikan menjadi solusi.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
