FAKFAK,PinFunPapua.com – Tradisi leluhur tidak hanya untuk dikenang, tetapi juga harus dijaga agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Semangat itulah yang terlihat dalam Festival Tradisional Pasar Barter di Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (12/9/2026).
Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Dansubdenpom) XVIII/1-2 Fakfak, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi., hadir sekaligus ikut berpartisipasi dalam festival yang digelar sebagai upaya melestarikan tradisi pasar barter masyarakat pesisir Fakfak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti seluruh rangkaian festival.
Festival pasar barter menjadi ruang penting untuk mempertahankan salah satu warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi tersebut tidak hanya memperlihatkan aktivitas pertukaran barang, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang terus berupaya menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Fakfak.
Menurutnya, pasar barter memiliki makna yang lebih luas dari sekadar kegiatan ekonomi. Tradisi tersebut mengandung nilai persaudaraan, kebersamaan dan toleransi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Tradisi pasar barter tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi yang telah lama hidup di tengah masyarakat,” ujar Kapten Cpm Prasetyo.
Kehadiran dan partisipasi jajaran Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak dalam festival tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat adat dalam mempertahankan nilai-nilai luhur dan budaya lokal.
Ia berharap Festival Tradisional Pasar Barter tidak hanya berlangsung sebagai kegiatan tahunan, tetapi terus berkembang menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.
Sebab, ketika sebuah tradisi dijaga, yang diwariskan bukan hanya cara hidup, tetapi juga nilai, persaudaraan dan jati diri sebuah masyarakat.
Festival Pasar Barter Mambunibuni diharapkan mampu terus menjadi salah satu agenda budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat Fakfak kepada generasi muda dan masyarakat luas.
(Jurnalis : Risman Bauw).
