Pemerintah Provinsi Papua Barat menggalang dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) (FOTO : Aufrida Hariyoso)
MANOKWARI, PinFunPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat menggalang dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah sekitarnya.
Aksi penggalangan dana tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani setelah pelaksanaan apel pagi, Senin (21/9/2026), di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Manokwari.
Penggalangan dana diikuti oleh seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama jajaran ASN terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Dana yang berhasil dihimpun dari aksi tersebut nantinya akan digabungkan dengan bantuan yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk korban bencana di NTT.
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
“Anggaran dari alokasi dana untuk peduli NTT akan diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat sebesar Rp1 miliar,” kata Lakotani saat ditemui wartawan seusai apel pagi.
Menurut dia, aksi penggalangan dana yang dilakukan pada Senin tersebut merupakan bentuk kepedulian dari ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Dana yang terkumpul dari ASN akan menjadi tambahan terhadap bantuan yang telah dialokasikan pemerintah provinsi.
“Aksi galang dana hari ini dari ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk melengkapi saja sebagai wujud kepedulian dari ASN dan Pemerintah Provinsi Papua Barat,” ujarnya.
Lakotani menjelaskan, bantuan tersebut nantinya tidak hanya berasal dari anggaran pemerintah provinsi, tetapi juga akan ditambah dengan hasil donasi yang dikumpulkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan jajaran ASN.
Dengan demikian, total bantuan yang akan diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT merupakan gabungan antara alokasi bantuan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan donasi yang berhasil dihimpun dari ASN.
Ia mengatakan, untuk penyerahannya, akan ada pejabat yang kita utus untuk langsung menyerahkan kepada Pemerintah NTT. Dana yang akan diserahkan Rp1 miliar dari pemerintah provinsi, kemudian ditambah dengan donasi-donasi yang telah dilakukan,” jelasnya.
Aksi penggalangan dana tersebut juga menunjukkan keterlibatan jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam merespons kondisi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Para pimpinan OPD, staf ahli, dan ASN yang mengikuti kegiatan tersebut memberikan donasi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana.
Lakotani menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami bencana merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keterlibatan ASN melalui aksi penggalangan dana diharapkan dapat menjadi bagian dari solidaritas antardaerah di Indonesia.
Penggalangan dana yang dilakukan seusai apel pagi tersebut berlangsung dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah secara langsung. Dana yang terkumpul akan dihimpun dan disatukan dengan bantuan Pemerintah Provinsi Papua Barat sebelum diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT.
Langkah tersebut menjadi bentuk solidaritas Pemerintah Provinsi Papua Barat kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana sekaligus menunjukkan kepedulian aparatur pemerintah terhadap warga yang membutuhkan bantuan dalam situasi darurat.
