FAKFAK,PinFunPapua.com – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak harus menunggu program pemerintah. Semangat itu ditunjukkan Pangkalan Ojek Mandiri (PJB) Norten Mareh bersama sejumlah pangkalan ojek lainnya di Kabupaten Fakfak dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Jalan Dr. Salasa Namudat atau Jalan Baru, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Fakfak ke-126 sekaligus menjadi bentuk kepedulian para pengemudi ojek terhadap kebersihan salah satu kawasan yang menjadi ikon dan pusat keramaian Kota Fakfak.
Aksi bersih-bersih itu menyasar sampah yang berserakan di sepanjang kawasan Jalan Baru, termasuk sampah plastik yang dinilai dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan apabila terus dibiarkan.
Ketua Umum Pangkalan Ojek Mandiri Fakfak, Muhamad Patiran, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni dari para pengemudi ojek yang merasa terpanggil untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan Kota Fakfak.
“Hari ini kami bersama rekan-rekan dari Pangkalan Ojek Dewata Jalan Baru, Pangkalan Ojek BRI dan pangkalan ojek lainnya melakukan kegiatan bersih-bersih dalam rangka memperingati HUT Kota Fakfak ke-126,” ujar Muhamad.
Menurutnya, aksi tersebut dilakukan setelah pihaknya melihat masih banyak sampah yang tersebar di kawasan pusat Jalan Baru hingga kawasan reklamasi.
Ia menilai kawasan tersebut memiliki nilai penting karena menjadi salah satu ikon Kota Fakfak yang seharusnya dijaga dan dirawat bersama.
“Area dari Satu Tungku Tiga Batu sampai dengan reklamasi Jalan Baru ini merupakan ikon Kota Fakfak yang perlu diperhatikan dan dirawat. Kalau sampah dibiarkan berhamburan, tentu akan memicu pencemaran lingkungan,” katanya.
Terlebih, kata Muhamad, kondisi Fakfak saat ini juga tengah menghadapi persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk tidak menambah persoalan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan dinilai sangat penting.
Muhamad menegaskan, para pengemudi ojek tidak hanya ingin dikenal sebagai pihak yang mengantar dan menjemput penumpang. Mereka juga ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial.

“Hari ini kami membuktikan bahwa pangkalan ojek bukan hanya mengantar penumpang. Kami juga punya kepedulian terhadap lingkungan dan ingin ikut menjaga Kota Fakfak,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Fakfak untuk memulai kebiasaan menjaga kebersihan dari diri sendiri, terutama dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kita dikenal sebagai kota yang aman dan bersih. Mari kita sama-sama sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, baik di jalan, pantai maupun ke laut,” ajaknya.
Muhamad juga berharap Pemerintah Kabupaten Fakfak dapat melihat potensi Pangkalan Ojek Mandiri sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan di wilayah Kabupaten Fakfak.
Sementara itu, Bendahara Pangkalan Ojek Mandiri Jalan Baru, Abdul Ajid Takamokan, mengatakan kegiatan tersebut sepenuhnya lahir dari inisiatif para anggota pangkalan ojek.
“Kegiatan pembersihan lingkungan ini murni inisiatif dari kami sendiri. Kami menanggung biaya sendiri untuk melaksanakan bakti sosial ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kegiatan adalah membersihkan sampah plastik karena jenis sampah tersebut membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai dan dapat mencemari lingkungan.
“Fokus kami memang sampah plastik. Menurut pemahaman kami, sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Karena itu, kami membersihkan sampah plastik sekaligus seluruh jenis sampah yang ada agar kawasan ikon Jalan Baru terlihat lebih bersih,” katanya.
Abdul menilai Jalan Baru merupakan salah satu kawasan penting di Kota Fakfak karena menjadi pusat aktivitas dan keramaian masyarakat.
“Jalan Baru ini merupakan salah satu ikon Kota Fakfak karena pusat keramaian ada di sini. Karena itu, kami mencoba mengambil inisiatif untuk menjaga dan membersihkan lingkungan ini,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat maupun pengunjung yang beraktivitas di kawasan Jalan Baru dan tempat-tempat lainnya agar membawa dan membuang sampah pada tempatnya.
“Kalau bisa, sampah ditaruh pada tempatnya sehingga mengurangi kotoran di sepanjang jalan,” katanya.
Abdul kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah plastik sembarangan, terutama ke laut.
“Kita saat ini sudah diselimuti asap kebakaran. Kalau bisa, jangan lagi membuang sampah plastik sembarangan karena nantinya akan menimbulkan dan memicu dampak terhadap lingkungan. Jangan buang sampah ke laut. Buanglah sampah pada tempatnya,” tegasnya.
Aksi sederhana para pengemudi ojek tersebut menjadi pesan bahwa menjaga kebersihan kota bukan hanya tugas pemerintah. Setiap warga memiliki peran untuk memastikan Kota Fakfak tetap sehat, bersih dan nyaman bagi generasi berikutnya.
“Kota yang bersih bukan lahir dari banyaknya aturan, tetapi dari kesadaran setiap orang untuk tidak meninggalkan sampah di tempat yang bukan semestinya. Menjaga lingkungan hari ini berarti menjaga kehidupan generasi esok.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
