FAKFAK,PinFunPapua.com – Upaya menyiapkan generasi Qur’ani yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an mulai diperkuat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Fakfak.
Untuk pertama kalinya sejak terbentuk pada 2021, DPD BKPRMI Kabupaten Fakfak melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) I tingkat daerah di Masjid Al-Munawwarah Fakfak, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’an Menyongsong Masa Depan Gemilang.”
Festival ini menjadi momentum penting bagi BKPRMI Fakfak untuk memberikan ruang kepada anak-anak binaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) untuk menunjukkan kemampuan serta keterampilan yang selama ini mereka kembangkan di bawah pembinaan BKPRMI.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Fakfak yang diwakili Sekretaris Umum, Abdullah Kusa, S.Sos., mengatakan FASI tingkat daerah tersebut merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan DPD BKPRMI Fakfak sejak organisasi tersebut terbentuk pada 2021.
“Festival Anak Saleh ini baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Fakfak oleh DPD BKPRMI. Sejak terbentuk pada 2024 hingga 2026, baru tahun ini kegiatan tersebut dapat dilaksanakan,” ujar Abdullah.
Menurutnya, pelaksanaan FASI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan keterampilan anak-anak yang berada di bawah binaan TPA dan TPQ BKPRMI.
“Tujuan kegiatan ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas dan skill anak-anak kita yang ada di TPA dan TPQ di bawah binaan DPD BKPRMI,” jelasnya.
Ia berharap melalui festival tersebut, para peserta mampu menunjukkan potensi terbaiknya sekaligus menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan dalam bidang Al-Qur’an.
Abdullah juga berharap anak-anak binaan BKPRMI Fakfak nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan lewat kegiatan ini anak-anak kita bisa menunjukkan kualitas dan skillnya, sehingga anak-anak yang ada di TPA dan TPQ di bawah binaan BKPRMI dapat mewakili Fakfak di tingkat provinsi,” katanya.
Ia menegaskan, peserta yang berhasil meraih juara dalam FASI tingkat daerah tersebut akan dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan serupa di tingkat provinsi.
Abdullah turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri.
“Yang paling penting bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana anak-anak berani tampil, mengembangkan kemampuan, dan terus mencintai Al-Qur’an,” tegasnya.
FASI I DPD BKPRMI Fakfak diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.
“Prestasi boleh menjadi tujuan, tetapi Al-Qur’an harus tetap menjadi jalan. Sebab generasi yang hebat bukan hanya mereka yang mampu bersaing, tetapi mereka yang tumbuh dengan ilmu, akhlak, dan nilai-nilai Qur’ani.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
