Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun, Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Fakfak Gelar Pengobatan Gratis di kampung Sekru dan Sekru Tuare., (Foto : Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Fakfak bersama Puskesmas Sekban melalui kegiatan bakti sosial pengobatan gratis bagi masyarakat Kampung Sekru dan Sekru Tuare Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Rabu (31/10/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 ini mengusung tema “Masyarakat Sehat, Generasi Cerdas, Daerah Maju Menuju Fakfak Membara.”
Bakti sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat jarak tempat tinggal yang cukup jauh dari fasilitas kesehatan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kampung Sekban, Saban Rumain, Kepala Puskesmas Sekban, Bukia Rengen, S.Tr.Kep., dokter Fredy Tamaela, dokter Hani Fathin Azizah, tenaga medis, serta masyarakat di dua Kampung.
Ketua BMP RI Kabupaten Fakfak, Safi Yarkuran, mengatakan pengobatan gratis tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi lingkungan yang saat ini diperhadapkan dengan persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan.
Menurutnya, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama karena kabut asap berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Ini menjadi satu kebanggaan bagi kita semua. Bicara kesehatan itu mahal. Apalagi Fakfak hari ini sedang menghadapi masalah kabut asap. Karena itu, kesehatan masyarakat harus diperiksa dengan baik agar kita semua tetap sehat dan tidak mengalami gangguan kesehatan,” ujar Safi.
Ia menjelaskan, keterbatasan akses menuju Puskesmas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Kampung Sekru dan Sekru Tuare. Oleh sebab itu, kehadiran pelayanan kesehatan langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih dini berbagai keluhan maupun penyakit yang dialami warga.
Safi juga berharap tenaga medis dapat memberikan edukasi kesehatan secara menyeluruh, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan dan pencegahan penyakit.
“Warga kalau mau ke Puskesmas juga cukup jauh dan antrean begitu lama . Karena itu, pengobatan gratis yang dilakukan BMP RI bersama Puskesmas Sekban ini menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dan mencegah gangguan kesehatan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan kehidupan. Sebab, kekayaan dan keberhasilan tidak akan berarti apabila seseorang tidak memiliki kondisi tubuh yang sehat.
“Biar kita punya uang banyak, tetapi kalau kesehatan kita tidak baik, semuanya menjadi sia-sia. Jadi, mari sama-sama menjaga kesehatan, karena kesehatan itu mahal,” tegasnya.

Safi turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Sekru dan Sekru Tuare yang telah menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di satu kampung, tetapi dapat terus dilaksanakan dan menjangkau masyarakat di wilayah lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Kampung Sekban, Saban Rumain, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BMP RI Kabupaten Fakfak serta Puskesmas Sekban yang telah memilih wilayah mereka sebagai lokasi pelaksanaan pengobatan gratis.
“Atas nama kampung sekru dan sekru Tuare, kami menyampaikan terima kasih. Mengapa demikian, karena di Distrik Pariwari ini terdapat banyak kampung, tetapi Kampung ini mendapat kesempatan untuk menjadi lokasi kegiatan pengobatan gratis ini. Karena itu, kita patut bersyukur dan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ungkapnya.
Ia mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan memiliki pengaruh besar terhadap seluruh aktivitas kehidupan. Menurutnya, ketika seseorang jatuh sakit, berbagai pekerjaan dan tanggung jawab sehari-hari dapat terganggu.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi kesehatan dan memanfaatkan pelayanan medis yang telah disediakan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Sekban, Bukia Rengen, S.Tr.Kep., mengatakan bahwa persoalan kesehatan memiliki cakupan yang sangat luas. Namun, melalui kegiatan tersebut, BMP RI Kabupaten Fakfak bersama tenaga kesehatan berupaya menghadirkan pelayanan langsung secara gratis bagi masyarakat Kampung Sekru.
Ia juga mengingatkan warga agar memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan sehingga dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bapak dan Ibu harus memiliki BPJS Kesehatan. Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas ini, tetapi kalau masyarakat tidak memilikinya, tentu akan berpengaruh terhadap akses pelayanan kesehatan. Karena itu, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk memastikan kepesertaan BPJS Kesehatannya,” jelasnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan. Warga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan asap.
Masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi. Air sebaiknya dimasak hingga mendidih dan disaring apabila diperlukan sebelum diminum, guna menjaga kebersihan serta mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kesehatan tidak cukup hanya melalui imbauan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Momentum peringatan Sumpah Pemuda pun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebab, pemuda yang hebat bukan hanya mereka yang mampu berbicara tentang perubahan, tetapi mereka yang hadir dan memberikan manfaat nyata bagi sesama. Daerah yang maju tidak hanya dibangun dengan pembangunan fisik, tetapi juga oleh masyarakat yang sehat, kuat, dan memiliki kepedulian satu sama lain.
(Jurnalis : Risman Bauw).
