PinFunPapua.com, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor dunia pembentangan kain Merah Putih terpanjang dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia. Dengan panjang bentangan mencapai 12,77 kilometer, aksi ini sukses mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang oleh Jayapura.
Penyerahan sertifikat rekor dunia tersebut dilakukan pada Rabu (14/08/2024), bertepatan dengan apel besar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-63 di Pusdiklatda Gerakan Pramuka Arowi I, Manokwari. Sertifikat rekor dunia ini diserahkan langsung oleh Triyono, Senior Manajer Operasional Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), kepada Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere.

Triyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan panjang 12,77 kilometer, bentangan kain Merah Putih di Manokwari telah mencatatkan rekor baru sebagai pembentangan kain Merah Putih terpanjang di dunia. Ia menjelaskan bahwa rekor sebelumnya dipegang oleh Jayapura dengan panjang 10,76 kilometer yang tercatat pada tahun 2023. Meskipun target awal pembentangan kain merah putih ini adalah 13,270 meter, namun karena beberapa kendala teknis, panjang yang tercatat hanya mencapai 12,77 kilometer.
Triyono juga menegaskan bahwa MURI berhak memberikan sertifikat rekor dunia untuk pembentangan kain Merah Putih ini karena bendera Merah Putih merupakan simbol nasional yang hanya dimiliki oleh Indonesia. “Ini adalah bentuk rasa nasionalisme kita, supaya kita bangga pada bendera kita sendiri,” ujar Triyono.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Manokwari, Aparatur Sipil Negara (ASN), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai organisasi masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembentangan kain Merah Putih dari Sinar Suri hingga Pusdiklatda Gerakan Pramuka Arowi I.
Dalam wawancara dengan sejumlah wartawan, Triyono menjelaskan bahwa kategori pemecahan rekor dunia ini memiliki syarat untuk melebihi rekor sebelumnya. Meskipun tidak mencapai target awal 13,270 meter, tetapi Manokwari tetap berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Jayapura.
“Meskipun ada kendala teknis sehingga pembentangan tidak mencapai target, namun kita tetap bangga karena Papua Barat telah mencatatkan rekor dunia baru,” tambahnya.
Dengan pencapaian ini, Manokwari telah menorehkan sejarah sebagai kota yang berhasil memecahkan rekor dunia pembentangan kain Merah Putih terpanjang, yang menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Papua Barat dan Indonesia. Ini sekaligus menjadi simbol kebanggaan nasional dan semangat persatuan dalam menyongsong HUT ke-79 Republik Indonesia. ( PFP-04 )
