PinFunPapua.com, Manokwari – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Direktur Rumah Sakit Provinsi Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi dan kabupaten di Papua Barat lebih bersinergi dalam merancang program-program pembangunan kesehatan.
Menurut dr. Arnold, hingga saat ini setiap kabupaten cenderung berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya panduan bersama, sehingga pelaksanaan program sering kali tidak berfokus pada permasalahan utama yang dihadapi masyarakat setempat.
“Dalam pengamatan saya, setiap kabupaten di Papua Barat masih menjalankan program sesuai dengan pemahaman dan pandangan masing-masing, bukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Padahal, setiap kabupaten seharusnya dikoordinasi oleh provinsi agar ada keselarasan dalam pelaksanaan program kesehatan,” ungkap dr. Arnold.
Ia menambahkan, Papua Barat belum memiliki green design atau desain hijau pembangunan kesehatan yang disepakati bersama. Ketidakhadiran panduan ini membuat setiap kabupaten menjalankan program kesehatan yang belum seragam, sehingga manfaatnya bagi masyarakat masih terbatas.
Menurut dr. Arnold, diperlukan sebuah green design pembangunan kesehatan yang komprehensif dan dapat menjadi acuan bagi pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Hal ini, menurutnya, penting agar setiap daerah dapat bergerak bersama menuju tujuan yang sama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Papua Barat.
“Jika kita bergerak sendiri-sendiri, program yang kita jalankan tidak akan efektif. Melalui rancangan bersama, anggaran dapat terukur dan pemanfaatannya lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Dr. Arnold juga mengungkapkan harapannya agar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dapat duduk bersama untuk merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih terpadu. Tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur kesehatan, namun juga dalam meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Papua Barat.
Dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, dr. Arnold berharap seluruh program kesehatan yang dijalankan dapat lebih terfokus pada pemecahan masalah kesehatan utama di Papua Barat, sehingga mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. (JN)
