Siswa-siswi SMP Negeri Rasiei Wasior Loisa Haay, Kezia Pakpahan, dan Ana Djopari ( FOTO : Aufrida Marisan )
PinFunPapua.com, Manokwari – Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan Tim pelayanan kesehatan bagi kelompok remaja memasuki hari ketiga, yang mana tim mendatangi SMP Negeri Rasiei untuk melakukan pelayanan kepada seluruh siswa-siswi tersebut.

Siswa SMP Negeri Rasiei Wasior, Loisa Haay, Kezia Pakpahan, dan Ana Djopari berterima kasih, dan memberikan apresiasi kepada tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wondama yang telah datang ke sekolah kami SMP negeri Rasiei Wondama.
Terima kasih untuk semua petugas kesehatan yang telah datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kami di sekolah ini
Hal ini disampaikan ketiga siswa saat ditemui wartawan saat pemeriksaan kesehatan, Sabtu ( 7/10/2023 ).
Kepala Sekolah SMP Negeri Rasiei Wasior Netty M Arumisore mengatakan kami memberikan apresiasi dan sangat antusias atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Tim pelayanan kesehatan bagi kelompok remaja yang ada di Kabupaten Wondama.

Apresiasi yang besar atas pelayanan kesehatan dengan pemberian Tablet Tambah Daerah ( TTD ) Imunisasi Rutin TD WUS serta skrining kesehatan jiwa, skrining TBC, dan Skrining penyakit tidak menular bagi siswa-siswi yang ada di SMP Negeri Rasiei Wasior.
Netty menambahkan dimana selama ini kami SMP Negeri Rasiei bekerjasama dengan Puskesmas Wondiboy, sehingga setiap tiga bulan sekali petugas puskesmas akan mendatangi sekolah untuk melakukan skrining kesehatan, dan pelayanan kesehatan terhadap siswa-siswi di SMP Negeri Rasiei Wasior dengan melakukan pemeriksaan rutin dan pemberian tablet tambah darah.
” Pemeriksaan terakhir yang dilakukan Puskesmas Wondiboy pada bulan September lalu dan didapatkan ada siswa yang mengalami penyakit menular yang membahayakan teman-teman sehingga setelah pemeriksaan dari pihak sekolah memanggil orang tua untuk tindak lanjutnya seperti apa,” ungkapnya.

Tindakan yang kami dari sekolah bersama orang tua siswa lakukan memisahkan siswa yang terpapar dengan melakukan proses belajar mengajar dari rumah sehingga tidak mengganggu teman-temam yang lain.
Harapan saya agar kegiatan ini terus berlanjut dan berkesinambungan bukan hanya saat ini saja melainkan harus ada kerjasama yang berjalan.
” Agar pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak ini tetap dilaksanakan, jadi kita tetap sekolah tetapi juga kesehatan itu tetap terjaga,” pungkasnya. ( PFP-01 )
