Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat, Philomena Yarolo ( Red PinFunPapua )
PinFunPapua.com, Manokwari – Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 September menjadi momen penting bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat, Philmona Yarollo, S.Sos, M.Si,menjelaskan bahwa peringatan ini juga menjadi upaya memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan, tenaga medis, serta mitra kerja dalam mendukung Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).
Menurut Philmona, tujuan dari Hari Kontrasepsi Sedunia adalah untuk memperluas pengetahuan masyarakat Indonesia terkait pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi yang berkualitas.
“Kami juga ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan KB yang memadai dan berkualitas,” tambahnya.
” Untuk memperingati hari tersebut, BKKBN menyelenggarakan layanan KB di seluruh Indonesia dengan target nasional. Di Papua Barat dan Papua Barat Daya, target yang ditetapkan adalah 3.266 akseptor, termasuk berbagai jenis kontrasepsi baik metode jangka panjang seperti IUD, Implan, MOW, dan MOP, maupun metode non-MKJP seperti pil dan kondom.
” Philmona menjelaskan bahwa capaian dari target ini merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta fasilitas kesehatan lainnya,’ pungkasnya. (red)
