Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat saat ditemui sejumlah Wartawan Usai Pelantikan Wakil Ketua I MRPB dan Penyerahan DPA tahun 2025. ( FOTO : JANU )
MANOKWARI, PinFunPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat secara resmi menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2025, yang di dalamnya mencakup alokasi dana hibah sebesar Rp5 miliar untuk mendukung peringatan 170 tahun masuknya Injil di Pulau Mansinam. Dana tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang berjumlah Rp3 miliar.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, menjelaskan bahwa peningkatan dana hibah ini disesuaikan dengan skala acara yang lebih besar karena peringatan ini merupakan agenda lima tahunan.
“Tahun lalu, kami mengalokasikan Rp3 miliar untuk Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI). Tahun ini, karena merupakan acara lima tahunan, kami meningkatkan bantuan menjadi Rp5 miliar. Setelah penyerahan DPA hari ini, biro kesejahteraan rakyat (Kesra) dan keuangan akan segera memproses pencairan dana hibah ini agar dapat digunakan untuk persiapan di Pulau Mansinam,” ujar Ali Baham di Manokwari.
Peringatan masuknya Injil di Pulau Mansinam merupakan momentum bersejarah bagi masyarakat Papua, khususnya umat Kristiani, karena menandai awal mula penyebaran ajaran Kristen di tanah Papua. Setiap tahun, acara ini menjadi ajang pertemuan para pemimpin gereja, pemerintah daerah, dan masyarakat dari berbagai wilayah.
Ali Baham juga mengungkapkan bahwa sejumlah kepala daerah telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam peringatan 170 tahun Pekabaran Injil di Pulau Mansinam. Beberapa di antaranya bahkan telah berkomunikasi langsung dengannya untuk menyatakan kesiapan mereka menghadiri acara ini.
“Sampai tadi malam, beberapa kepala daerah langsung menghubungi saya untuk memastikan kedatangan mereka, termasuk Penjabat Gubernur Papua Pegunungan dan Papua. Saya telah memberikan nomor kontak Ketua Panitia kepada mereka untuk koordinasi lebih lanjut terkait teknis acara,” jelasnya.
Selain kehadiran pejabat daerah, informasi terbaru juga menyebutkan bahwa cucu dan cicit dari misionaris Otto dan Geisler, yang pertama kali membawa Injil ke tanah Papua, akan turut hadir dalam peringatan tahun ini.
“Sampai kemarin, kami menerima informasi bahwa keturunan Otto dan Geisler akan datang langsung ke Papua untuk mengikuti perayaan ini. Kehadiran mereka tentu menjadi momen bersejarah bagi kita semua,” kata Ali Baham.
Pemerintah Papua Barat juga masih menunggu konfirmasi dari pihak pemerintah pusat terkait kehadiran perwakilan mereka dalam acara ini.
“Kami yakin pemerintah pusat akan turut hadir, tetapi hingga saat ini kami belum mendapatkan informasi resmi mengenai siapa yang akan mewakili,” tambahnya.
Pemerintah Papua Barat berkomitmen untuk memastikan peringatan 170 tahun masuknya Injil di Pulau Mansinam berjalan lancar dan sukses. Dukungan anggaran yang lebih besar diharapkan dapat membantu panitia dalam berbagai aspek persiapan, termasuk logistik, akomodasi tamu undangan, dan pelaksanaan rangkaian acara.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi momen perayaan rohani, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persatuan dan pembangunan di Papua Barat. (red)
