MANOKWARI, PinFunPapua.com — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Barat memastikan pelaksanaan sejumlah program strategis tetap berjalan pada tahun 2025 meskipun di tengah upaya efisiensi anggaran. Kepala Dinas ESDM Sammy Saiba menegaskan bahwa program prioritas seperti pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), Penerangan Jalan Tenaga Listrik (PJTL), serta pemasangan meteran listrik untuk masyarakat masih terus dilaksanakan di berbagai kabupaten.
“Program ini masih berjalan, baik di Kabupaten Manokwari maupun kabupaten lainnya di Papua Barat. Ini juga bagian dari mendukung hasta-cita Presiden Prabowo Subianto serta menjabarkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat,” ujar Sammy kepada wartawan.
Sammy mengakui bahwa luas wilayah dan keterbatasan infrastruktur, terutama akses jalan, menjadi kendala utama dalam menjangkau wilayah pedalaman dengan layanan listrik. “Banyak wilayah pedalaman belum terjangkau infrastruktur listrik karena akses jalan yang terbatas. Kalau jalan sudah baik, pasti listrik akan masuk,” tuturnya.
Untuk menjawab keterbatasan tersebut, Dinas ESDM juga memberikan bantuan genset kepada masyarakat, khususnya untuk rumah ibadah seperti gereja dan masjid, serta organisasi sosial lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penerangan sementara di daerah yang belum teraliri listrik.
Lebih lanjut, Sammy menyatakan harapannya agar sumber daya gas dari Kabupaten Teluk Bintuni bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pasokan listrik lokal. “Gas dari Bintuni diharapkan dapat membantu suplai listrik, khususnya untuk Papua Barat. Selama ini banyak potensi kita yang dinikmati oleh luar daerah, sementara masyarakat kita belum merasakannya,” tegasnya. (red)
