MANOKWARI, PinFun
Papua.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Abdul Fatah, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian usia ke-60 tahun. Dalam suasana penuh kebersamaan, ia mengungkapkan bahwa usia tersebut merupakan anugerah yang patut disyukuri.
“Syukur kepada Tuhan karena telah memberi saya umur hingga 60 tahun. Di usia ini, banyak teman-teman yang mendoakan, termasuk Sekda,” ujar Abdul Fatah dalam sambutannya.
Memasuki usia yang ke-60, Abdul Fatah menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki tanggung jawab moral sebagai abdi negara, khususnya dalam bidang pendidikan, meskipun secara aturan formal masa pengabdiannya telah berakhir.
“Walaupun secara aturan saya sudah berakhir, tetapi secara moral, saya tidak akan pernah berhenti mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Masih banyak hal yang harus kita selesaikan dalam dunia pendidikan,” tegasnya.
Salah satu perhatian utamanya saat ini adalah kondisi SMA Taruna yang dinilainya sangat memprihatinkan. Ia menyebutkan bahwa lokasi sekolah saat ini tidak aman dan tidak layak digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pihaknya sedang berupaya agar SMA Taruna dapat segera dipindahkan ke lokasi baru di Abasi.
“Kondisi tempat yang digunakan saat ini sangat tidak aman. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sekolah ini bisa bergeser ke Abasi. Dengan demikian, kita juga dapat mulai merekrut siswa perempuan. Semoga pada tahun ajaran baru nanti, para siswa sudah bisa menempati gedung sekolah yang baru,” harap Abdul Fatah.
Ia juga menambahkan bahwa rencana pemindahan ini akan segera dilaporkan kepada Gubernur Provinsi Papua Barat untuk mendapatkan dukungan dan persetujuan.
Menutup pernyataannya, Abdul Fatah menyatakan bahwa meskipun nantinya ia tidak lagi menjabat dalam pemerintahan, dirinya tetap akan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan sebagai warga masyarakat yang pernah mengabdi.
“Walaupun saya tidak lagi berada di pemerintahan, saya tetap bisa menyampaikan saran-saran sebagai warga masyarakat. Pengabdian tidak berhenti karena jabatan,” pungkasnya. (red)
