MANOKWARI, PinFunPapua.com – Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur TNI, Polri, Basarnas, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan upaya intensif untuk mengevakuasi korban banjir bandang yang melanda Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat.
Sebanyak 76 personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi terdampak, terdiri dari 30 personel Polres Pegunungan Arfak, 15 personel Kodim 1812 Pegunungan Arfak, 12 personel Basarnas, 12 personel BPBD Provinsi Papua Barat, dan 7 personel BPBD Kabupaten Pegaf. Para personel tersebut difokuskan untuk melakukan pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsoran berupa tanah, batu, kayu, dan lumpur.
Apel gabungan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIT di bawah pimpinan Komandan Kodim (Dandim) 1812 Pegunungan Arfak, Letkol Czi Indra Danu. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kerja sama tim, kewaspadaan, dan keselamatan selama proses evakuasi berlangsung. Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., yang mengingatkan seluruh personel agar tetap semangat dan optimal dalam menjalankan tugas, meskipun menghadapi keterbatasan fasilitas dan medan yang berat.
Dukungan tambahan juga datang dari Kepolisian Daerah Papua Barat. Sebanyak 36 personel diberangkatkan dari Mapolda Papua Barat untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Mereka terdiri dari 30 personel Satuan Sabhara—dengan 10 orang langsung diterjunkan ke lokasi dan 20 lainnya disiagakan di Mapolda—serta masing-masing 3 personel dari Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas).
Tim dari Polda Papua Barat membawa perlengkapan evakuasi, alat komunikasi, peralatan dokumentasi, serta logistik pendukung lainnya untuk menunjang kelancaran tugas di lapangan.
Pemberangkatan personel dari Mapolda Papua Barat diawali dengan apel pasukan yang dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Papua Barat, Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto, S.I.K., M.M. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan kepedulian kemanusiaan dalam setiap langkah penanganan bencana.
“Kita hadir bukan hanya sebagai aparat, tapi sebagai saudara yang datang membantu warga yang tertimpa musibah. Tetap sigap, solid, dan profesional,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., juga menegaskan bahwa pengiriman personel ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Ia menambahkan, Polda Papua Barat akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif, cepat, dan terkoordinasi.
Sekitar pukul 08.20 WIT, tim gabungan bergerak menuju lokasi bencana untuk melanjutkan pencarian pada hari kedua. Diharapkan, upaya bersama ini membuahkan hasil maksimal dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban terdampak banjir bandang yang terjadi di wilayah pegunungan tersebut. (red)
