Plt Kepala Bappeda Papua Barat, Deasy Tetelepta
MANOKWARI, PinFunPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong transformasi di sektor pendidikan sebagai bagian dari agenda prioritas pembangunan daerah. Salah satu inisiatif strategis yang diusung adalah pembentukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda dan penguatan kualitas guru melalui pelatihan literasi dan numerasi.
Plt Kepala Bappeda Papua Barat, Deasy Tetelepta, mengungkapkan bahwa dari 83 Kegiatan Prioritas Utama (KPU) tahun 2026, sebanyak 46 di antaranya diambil dari 20 program unggulan gubernur yang berkaitan langsung dengan pendidikan.
“Gubernur memberi perhatian serius pada peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan. Salah satu wujud nyata adalah usulan pendirian SMA Unggul Garuda, Sekolah Luar Biasa, dan Akademi Komunitas,” ungkap Deasy.
Selain itu, Papua Barat juga telah memulai kerja sama dengan Prof. Yohanes Surya melalui program Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam bidang literasi serta numerasi.
Pelatihan tersebut telah dimulai pada 2 Mei 2025 secara bertahap di setiap kabupaten. Guru-guru yang terlibat tidak dikirim ke Jakarta, tetapi mendapatkan pelatihan langsung di wilayah masing-masing.
“Sudah ada kesepakatan antara gubernur dan bupati untuk melaksanakan program ini secara masif. Targetnya, pada akhir tahun ini sebanyak 6.000 guru telah terlatih dan 97.000 murid di seluruh Papua Barat mampu menguasai matematika numerik dan literasi dasar,” kata Deasy.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang dalam mencetak generasi muda Papua Barat yang cerdas, tangguh, dan siap bersaing di berbagai bidang kehidupan. (red)
